Terus Meningkat, Jalan Mantap di Kabupaten Sumbawa Capai 66,43%

oleh -16 views

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS PUPR KABUPATEN SUMBAWA

SUMBAWA BESAR, SR (22/1/2019)

Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril B.Sc menyebutkan bahwa rasio jalan mantap di Kabupaten Sumbawa terus meningkat setiap tahunnya. Hingga tahun 2018, kondisi jalan mantap mencapai 632,07 kilometer  atau 66,43% dari total 951,51 kilometer panjang jalan kabupaten. Jumlah ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan, yakni sebesar 54,33 km dibandingkan tahun 2015 yang hanya sepanjang 577,74 kilometer. Penjelasan ini disampaikan Bupati pada Upacara Peringatan HUT Kabupaten Sumbawa ke-60, Selasa (22/1) sekaligus menjawab tudingan Ketua Partai Nasdem Sumbawa, H. Asaat Abdullah ST yang menyebutkan tiga tahun kepemimpinan Husni-Mo persentese jalan mantap merosot dari 62% menjadi 60 persen. Ini karena banyaknya jalan yang dulunya bagus, sekarang sudah mengalami kerusakan. Pasalnya sejak 2017 lalu, pemerintah daerah tidak mengalokasikan dana pemeliharaan jalan. Anggaran lebih diprioritaskan pada peningkatan jalan. “Jalan mantap yang sudah kami kerjakan mencapai 66,43 persen, mengalami peningkatan yang signifikan,” tegas Bupati Sumbawa.

Namun demikian, Bupati mengakui bahwa kemantapan jalan yang telah dicapai tersebut belum mampu memenuhi target RPJMD sebesar 82,58%, sehingga masih terjadi deviasi sebesar 16,15%. Kondisi ini terkendala antara lain karena keterbatasan anggaran. Sebab untuk meningkatkan 1% kemantapan jalan, dibutuhkan anggaran yang tidak sedikit, mencapai Rp 28,50 milyar. Tapi hal ini tidak sedikitpun menyurutkan tekad untuk terus berikhtiar mewujudkan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang representatif bagi masyarakat, termasuk jalan dan jembatan di wilayah-wilayah terpencil. Seperti Ruas Jalan Batu Putih–SP 3, Ruas Jalan Pelita–Batu Rotok, Ruas Jalan Brang Rea–Sempe, Jembatan Sebeok Kecamatan Orong Telu, Jembatan Berora Kecamatan Lopok.

Baca Juga  Terapkan Pertambangan yang Berkelanjutan, Amman Mineral Ubah Limbah jadi Bernilai Tambah

Bupati juga menjawab sikap pesimis masyarakat terhadap kelanjutan pembangunan RSUD Sumbawa di lokasi relokasi. Relokasi RSUD yang sudah sejak lama diinisiasi, akan segera terealisasi. Lahannya telah disiapkan di wilayah Sering Kecamatan Unter Iwes. Rencananya Februari 2019 nanti akan dilakukan tender, sehingga Maret pembangunan RSUD Sumbawa yang lebih layak dan representatif sudah dapat dilaksanakan. (JEN/SR)

iklan bapenda