Wabup KSB: Rotasi Kepala Sekolah Bukan Faktor Kedekatan

oleh -1 views

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN BAGIAN HUMAS DAN PROTOKOL SETDA KSB

SUMBAWA BARAT, SR (16/1/2019)

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat melakukan rotasi Kepala Sekolah dan Pengawas. Rotasi itu dilakukan menurut Wakil Bupati, Fud Syaifuddin ST, Selasa (15/1) bukan karena kedekatan individu tapi karena kebutuhan organisasi atau sekolah. “Suka tidak suka, rotasi ini murni karena analisasi kebutuhan sekolah. Dan kami yakini bahwa kepala sekolah yang kami tunjuk akan mampu membawa sekolah lebih baik kedepannya,” kata Bang Fud—akrab Wabup disapa.

Mungkin ungkap Wabup, keputusan rotasi ini dianggap sangat berat. Sebab tidak semua kebijakan pemerintah itu sama seleranya dengan pihak yang dirotasi. Ini jalan terbaik yang dilakukan pemerintah agar roda pemerintahan terus berjalan dengan baik. “Saya harap kepada yang dirotasi kali ini menerima keputusan dengan besar hati, sebagai takdir Allah yang terbaik buat kita. Nyaman atau tidak nyamannya tempat kita bertugas tergantung diri kita masing-masing,” ujar orang nomor dua di KSB ini.

Lebih jauh ditegaskan Wabup, setiap ASN harus menjadi corong pemerintah yang baik dan tidak malah menjadi pengacau. ASN harus membantu pekerjaan pemimpinnya dalam melayani masyarakat. “Berilah pencerahan yang baik bagi masyarakat. Kalau ada yang kurang baik maka luruskanlah berikan masukan kepada pemerintah dengan cara yang sudah diatur seperti kita. Ada yasinan sebagai wadah terbuka bagi seluruh rakyat KSB mengeluarkan keluh kesahnya dan saya juga sangat terbuka untuk menerima masukan, sehingga saya berharap jangan ada niatan ingin merusak tapi mari saling mengingatkan dalam kebaikan. Tidak ada manusia yang sempurna. Kita pasti membutuhkan orang lain untuk saling menyempurnakan,” imbuhnya.

Baca Juga  Sumbawa Siapkan Rencana Karantina Wilayah

Di bagian lain Wabup mengingat ASN untuk tidak terlibat politik praktis karena tidak lama lagi digelar Pemilu pada April mendatang. “Saya sudah perintahkan Kepala BKD apabila ada ASN yang terbukti melakukan politik praktis langsung kami pecat apakah itu PNS maupun honorer. Jika kita memilih, mari kita pilih dengan cara yang baik calon yang menurut kita baik dan jangan menjadi tim sukses Caleg tertentu karena nanti akan mempengaruhi kinerja organisasi. Kalau saya boleh karena saya dengan Bupati bukan ASN tapi kami pejabat negara yang mempunyai bendera dan kami orang politik,” jelas Wabup. (HEN/SR)

iklan bapenda