Kontrak Pembangunan Gedung Perkantoran di KTC Diperpanjang

oleh -3 views

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS PUPR-PP KABUPATEN SUMBAWA BARAT

SUMBAWA BARAT, SR (26/11/2018)

Pembangunan 9 gedung perkantoran di Kemutar Telu Center ( KTC) terpaksa diperpanjang karena permintaan pihak kontraktor. Pasalnya para pekerjanya sebagian besar berasal dari Kabupaten Lombok Utara yang menjadi pusat gempa meminta untuk pulang kampung selama sebulan.

Ditemui SAMAWAREA belum lama ini, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Sumbawa Barat, Abdul Azis ST,. M. Eng mengakui bahwa progres pekerjaan dan kontrak pembangunan gedung kantor di KTC terpaksa diperpanjang hingga akhir Desember 2018 mendatang. Seharusnya   proyek tersebut selesai di Bulan November ini. “Keputusan ini kita ambil karena adanya permintaan dari kontraktor dengan memasukkan surat ke kami tiga hari setelah Gempa untuk diperpanjang karena ada kendala yang sifatnya sangat mendesak yaitu para pekerjanya meminta izin pulang selama satu bulan untuk memperbaiki rumahnya yang terdampak gempa. Kami maklumi karena sebagian besar pekerja bangunan berasal dari KLU daerah pusat gempa di NTB,” ungkapnya.

Meski sempat terkendala, lanjut Azis, dengan adanya  perpanjangan waktu pihaknya optimis proyek pembangunan ini selesai sesuai target. “Sekarang para pekerja sudah mulai melakukan pekerjaannya, dan dari hasil diskusi kami dengan pihak kontraktor terkait progres pekerjaan, awal Desember sudah ada penyerahan bangunan yang sudah selesai dikerjakan. Kecuali tiga gedung tingkat dua yaitu Gedung CAT, Gedung BPAD, dan ULP. Tapi kami yakin akhir Desember nanti tiga gedung itu tuntas dan diserahterimakan,” tandasnya.

Baca Juga  Gubernur Silaturrahmi dengan Warga Plampang

Azis tak menampik adanya kendala yang dihadapi para pekerja di lapangan. Sebab saat ini memasuki musim hujan. Atap ketiga gedung masih belum selesai dikerjakan. Ketika hujan turun, para pekerja terpaksa berhenti bekerja menunggu hujan reda.

Disinggung gedung lainnya seperti BPBD, Damkar dan Kejaksaan, Azis menyatakan akan dikerjakan Tahun 2019. “Kami sudah masukkan di rencana kerja, semoga disetujui karena desain bangunan sudah selesai, begitu juga dengan lokasi pembangunannya sudah ada,” akunya.

Untuk anggaran pembangunan dua gedung Damkar dan BPBD, sudah ada yakni masing-masing Rp Rp 5 milyar. Sedangkan untuk Kantor Kejaksaan dikerjakan pada Tahun 2018 ini tapi hanya kerangka dua lantai, yang akan dituntaskan pada tahun depan. (HEN/SR)

DPRD DPRD