Perkuat Pengelolaan Air Bersih dan Air Limbah, PUPR Bentuk Pokmas

oleh -12 views
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR KSB, Abdul Aziz ST., M.Eng

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS PUPR-PP KABUPATEN SUMBAWA BARAT

SUMBAWA BARAT, SR (16/11/2018)

Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membentuk Kelompok Masyarakat (Pokmas) untuk pengelolaan air bersih dan air limbah di Kabupaten Sumbawa Barat. Ditemui SAMAWAREA belum lama ini, Kepala Bidang Cipta Karya, Abdul Aziz ST M.Eng mengatakan dalam urusan air bersih selalu menjadikan prioritas dalam pekerjaannya. Sebab masalah air bersih merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus tetap tersedia. Demikian juga dengan air limbah harus terurus dengan baik agar lingkungan tidak tercemari. “Kami kami targetkan 2019 mendatang akses air bersih dan air limbah sudah rampung 100%, dan dalam pengelolaannya kami akan membentuk Pokmas di masing-masing desa kelurahan untuk pemeliharaan,” katanya.

Pembentukan Pokmas di masing masing desa dan kelurahan ini dinilai penting agar ada yang bertanggung jawab akan keberlangsungan air. Sudah banyak contoh di lapangan, ketika fasilitas umum tidak ada penanggung jawab di wilayah tersebut maka akan terbengkalai dan umurnya tidak akan lama. Sedangkan pemerintah daerah tidak bisa intens untuk menjaga dan memantaunya. “Kalau ada Pokmas akan lebih mudah menjaga dan memelihara air bersih dan air limbah itu,” ujarnya.

Dalam sistem pengelolaannya di lapangan akan diserahkan sepenuhnya kepada Pokmas, apakah nantinya masyarakat diminta untuk membayar, atau digratiskan. Ini semua tergantung kesepakatan Pokmas dengan masyarakat setempat, asalkan air besih dan air limbah bisa terurus dan terus berjalan memberikan manfaat bagi masyarakat. “Kami di daerah tidak akan lepas tangan begitu saja, setiap kerusakan yang terjadi di desa yang tidak bisa ditangani oleh Pokmas kami tetap membantu memperbaikinya, tapi jangan ada kerusakan kran lapor, kami berharap yang kecil kecil bisa diatasi oleh Pokmas,” tandasnya. (HEN/SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Demo AMLS, Blokir Jalan, Sweeping dan Ancam Duduki Lokasi Tambang