Home / Ekonomi / Filantra dan MTT Bangun Fasilitas Biogas di Sumbawa
Direktur Filantra, Asep Nurdin turun langsung melakukan pengecekan lapangan sekaligus ujicoba program biogas di Desa Jorok dan Dusun Ai Beta Desa Kerato Kecamatan Unter Iwis

Filantra dan MTT Bangun Fasilitas Biogas di Sumbawa

SUMBAWA BESAR, SR (15/11/2018)

Sebagian masyarakat di Dusun Sering Ai Beta Desa Kerato, dan Desa Jorok Kecamatan Unter Iwis, merasa bahagia. Mereka tidak lagi kesulitan mencari minyak tanah, apalagi kayu bakar untuk memasak. Pasalnya mereka kini telah memasak menggunakan gas setelah Filantra dan Majelis Taklim Telkomsel (MTT) membangun fasilitas Biogas di empat titik dua desa tersebut. Untuk satu titik dapat dimanfaatkan oleh 4 rumah tangga (kepala keluarga). Artinya empat titik dapat menangani 16 rumah tangga. Fasilitas Biogas tersebut telah selesai dikerjakan. Karena itulah Direktur Filantra, Asep Nurdin turun langsung melakukan pengecekan lapangan sekaligus ujicoba program biogas dimaksud. “Kedatangan saya ke sini (Sumbawa) dalam rangka melihat langsung implementasi program Biogas Majelis Taklim Telkomsel,” kata Asnur—panggilan singkat Direktur muda ini saat ditemui SAMAWAREA di Dusun Ai Beta Desa Kerato, Kamis (15/11).

Ia mengakui program Biogas ini dapat terlaksana hasil kerjasama Filantra dengan MTT. Program Biogas tersebut memanfaatkan kotoran hewan ternak menjadi gas bagi kebutuhan masyarakat terutama dalam kegiatan memasak dan lainnya. Selain itu program Biogas ini juga dapat dimanfaatkan dalam mendukung program pertanian. “Melalui program ini selain menghasilkan gas, limbahnya dapat dikelola menjadi pupuk cair dan padat. Pupuk ini dapat dijual kepada petani untuk meningkatkan hasil pertanian,” ujarnya.

Solihin, teknisi Biogas memperlihatkan pupuk cair hasil prosesi Biogas menggunakan kotoran sapi

Pihaknya optimis program ini dapat berjalan. Filantra akan melakukan pendampingan terhadap masyarakat selaku penerima manfaat selama 6 bulan. Tak hanya itu masyarakat akan diberikan pelatihan baik cara mengelola biogas maupun pembuatan pupuk cair dan padat sehingga layak untuk dipasarkan. Ke depan banyak program dari Filantra yang bisa dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa ini. Filantra akan menjalin kerjasama dengan sejumlah perusahaan khususnya di Jakarta untuk mengimplementasikan program Corporate Social Responsibility (CSR) nya di Sumbawa.

Sementara Teknisi Biogas, Hero yang didampingi Solihin mengatakan bahwa fasilitas Biogas yang dibangun Filantra dan Telkomsel ini berkapasitas 6 kubik. Untuk pengisian perdana dibutuhkan 3 kubik kotoran sapi dan 3 kubikasi air. Selanjutnya untuk pengisian harian dibutuhkan sekitar 75—100 kilogram kotoran sapi. Pengisian kotoran sapi ini diupayakan dilakukan secara kontinyu setiap hari untuk menjaga gas tetap ada agar bisa dimanfaatkan. “Yang terpenting suplay pengisian kotoran hewan ini lancar. Biasanya kelangsungan Biogas terkendala ketersediaan kotoran hewan ternak,” ungkapnya.

Lanjut Hero, penggunaan Biogas sangat hemat dibandingkan dengan menggunakan bahan bakar minyak terutama minyak tanah. Dengan menggunakan gas (Biogas) masyarakat dapat menghemat uang Rp 250—300 ribu ketika menggunakan minyak tanah.

Untuk diketahui, Filantra adalah lembaga kemanusiaan yang mengelola dana social masyarakat melalui program pemberdayaan yang berkesinambungan. Bersama Rumah Zakat selama 18 tahun, Filantra telah bersinergi dengan lebih dari 50 perusahaan, BUMN, dan BUMD dalam mengelola dana CSR dan PKBL secara professional. Visi Filantra, lembaga kemanusiaan yang berkonstribusi tinggi dalam mengatasi permasalahan social di Indonesia dan dunia. Sedangkan misinya, melaksanakan program social kemanusiaan yang solutif dan berkesinambungan. Menfasilitasi pelaksanaan program CSR yang berdampak bagi keuntungan perusahaan dan masyarakat. Mengoptimalkan sumberdaya perusahaan untuk mencapai target internal dan kesejahteraan masyarakat binaan. Filantra adalah Yayasan Nasional yang telah memiliki legitimasi melalui aspek legal formal. (JEN/SR)

Lihat Juga

Proyek Selesai Dua Tahun Lalu, Sisa Bayar Belum Tuntas, Ini Jawaban PUPR

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS PUPR KABUPATEN SUMBAWA SUMBAWA BESAR, samawarea.com (10/8/2020) Proyek Peningkatan Jembatan Sebeok ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *