Benahi Perung Jadi Kampung Wisata, Warga Relakan Lahan untuk Pelebaran Jalan

oleh -20 views
Ilustrasi

SUMBAWA BESAR, SR (14/11/2018)

Upaya warga Dusun Perung, Desa Kerekeh, Kecamatan Unter Iwes Kabupaten Sumbawa untuk memajukan desanya, patut diacungi jempol. Mereka rela untuk mengorbankan lahan miliknya untuk pelebaran jalan masuk ke kampungnya. Sebab mereka sadar Dusun Perung ke depannya akan maju menyusul adanya investor yang bakal menyulap Perung menjadi daerah wisata terkemuka tidak hanya untuk masyarakat Sumbawa tapi juga masyarakat dunia. Tanda-tanda ini sudah terlihat dengan dibenahinya lahan seluas 70 hektar oleh investor asal Surabaya. Ini terlihat dengan dibangunnya lokasi atau kolam pemancingan dengan penataan yang asri, apik dan sedap dipandang mata. Sejumlah baruga warna warni juga telah dibangun. Sudah banyak masyarakat yang berkunjung di Lembah Perung—sebutan sementara lokasi ini, mulai dari sekedar mancing, menikmati udara alami, mencari ketenangan dan mengajak keluarganya untuk berwisata.

Pantauan SAMAWAREA, Rabu (14/11) pagi tadi, masyarakat Perung bergotong royong di sepanjang jalan masuk (Simpangan Perung) hingga memasuki wilayah perkampungan. Alat berat juga terlihat bergerak untuk menata lahan sumbangan warga bagi kepentingan pelebaran jalan sekaligus pembuatan boulevard (jalan dua arah) yang nantinya dijadikan ikon pariwisata Perung. Yang menarik lagi, masyarakat Perung sudah mulai melakukan pengecetan pagar, dinding bahkan atap rumah mereka. Katanya, Perung akan disulap menjadi kampung warna-warni dalam rangka mendukung pengembangan wisata di daerah tersebut.

Baca Juga  OJK Minta Bank Beri Keringanan Korban Kebakaran Pasar Seketeng

Kepala Dusun Perung, Muhammad Amin menyampaikan apresiasi atas ikhtiar warganya dalam mendukung kemajuan Perung menjadi desa wisata. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para pemilik lahan di antaranya Weho (pemilik Klinik Lawang Gali), Khaeruddin (Pemilik Toko Meubel) dan Muis Damhuji (pemilik Oisvira FM) yang telah merelakan lahannya untuk pelebaran jalan menuju Dusun Perung. Saat ini warganya mulai berbenah melakukan pengecetan di seluruh semua rumah. Ia menargetkan dalam tiga bulan ke depan, Perung sudah menjadi kampung warna warni. “Tekad kami, ingin menjadikan Perung ini sebagai Kampung Wisata. Jika ini terwujud akan memberikan multiplier effect positif bagi peningkatan perekonomian warga,” ucapnya.

Karena itu pemerintah dan masyarakat setempat sangat welcome terhadap siapa saja untuk berinvestasi dan membangun Perung ini. Seperti yang telah dirintis pengusaha asal Surabaya yang saat ini tengah mengembangkan Lembah Perung sebagai daerah wisata. “Kalau sudah ada lokasi yang menjadi destinasi, jalan dan kampungnya sudah bagus, kami yakin masyarakat di sini akan sejahtera,” imbuhnya.

 

Hal senada diungkapkan Ketua BPD Desa Kerekeh, Sahabuddin. Melihat antusias warga dan sikap terbuka terhadap investor, Sahabuddin menyatakan bukan hal yang mustahil Perung ke depan akan menjadi daerah wisata dunia. Untuk itu masyarakat, pemerintah dan pengusaha dapat berkolaborasi. Misalnya pemerintah memberikan dukungan bagi perbaikan infrastruktur jalan menuju Perung terutama lokasi wisatanya, dengan cara dihotmix. Pengusaha menyiapkan modal untuk membangun fasilitas wisata sehingga menjadi daya tarik wisatawan. Sedangkan masyarakat memberikan dukungan keamanan sehingga investor aman dalam berusaha dan pengunjung nyaman dalam menikmati destinasi wisata setempat.

Baca Juga  Batal, Tes CPNS Jalur Umum 2015

Sementara Muis Damhuji salah satu pemilik lahan, mengatakan bahwa salah satu keberhasilan investasi adalah dukungan masyarakat. Karenanya Ia bersama masyarakat lainnya memberikan dukungan penuh kepada investor untuk berinvestasi di daerah tersebut. Hanya yang menjadi harapan masyarakat Perung saat ini adalah hotmix jalan. Diharapkan pemerintah daerah dapat mengalokasikan anggaran pada Tahun 2019 ini untuk proyek hotmix jalan sepanjang 1 kilometer dari Simpang Perung sampai perkampungan. “Apalagi di Perung ini 92 persen memilih pasangan Husni Mo. Tentunya hotmix jalan ini sebagai bentuk apresiasi pemerintah Husni Mo terhadap warga Perung yang telah memilihnya dulu,” pungkas Muis. (JEN/SR)

iklan bapenda