Hadirkan Industri Pengolahan, Gubernur Resmikan Pabrik Concrete Mixer di Samota

oleh -21 views

SUMBAWA BESAR, SR (04/11/2018)

Menghadirkan banyak industri pengolahan merupakan ide dan visi besar Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah dan Dr. Hj. Sitti Rohmi DJalilah. Kehadiran banyak industri tersebut di NTB tiada lain, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.”Tidak mungkin ada pengangguran dan kemiskinan kalau industri semacam ini hadir di NTB,” tegas Gubernur saat meresmikan Pabrik Concrete Mixer PT.  Sumbawa Aspara Beton di Jalan Kalapis Samota, Sumbawa, Sabtu (3/11/2018).

DPRD

Gubernur yang lebih dikenal dengan sebutan Doktor Zul itu menaruh keyakinan tinggi, NTB akan maju apabila banyak industri hadir di NTB. “NTB akan maju apabila tiap Minggu kita meresmikan pabrik seperti ini,” ungkap Doktor Zul di hadapan Bupati Sumbawa, H. M. Husni Djibril dan pemilik Pabrik Concrete Mixer PT. Sumbawa Aspara Beton, Mr. Cris O’Donohue beserta istri Mrs. Leni Marliana Rahayu.

Namun, Gubernur mengingatkan bahwa kehadiran industri NTB adalah untuk kepentingan masyarakat. Sehingga, dampak positifnya dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar, bukan malah menyengsarakan. Ia mengingatkan bahwa Indonesia selama 350 tahun bukan dijajah oleh Pemerintah Belanda, tapi oleh perusahaan dagang Belanda yakni VOC. Gubernur mengingatkan ini karena orang Indonesia sering menjadi tukang pukul orang barat untuk kemudian menjajah bangsanya sendiri. “Saya tidak ingin di Sumbawa mumpung terlampau jauh nanti ini berkembang pesat tapi masyarakat kita senang menjadi tukang pukul dan menjadi pengawal orang asing untuk kemudian menindas sesamanya sendiri,” tegas Doktor Zul.

Baca Juga  Sumbawa Dijatahkan 56 CPNS

Orang nomor satu di NTB ini menyampaikan terima kasih kepada Crish dan Leni yang telah membangun pabrik industry. Keduanya memiliki kewajiban membangun kemampuan anak Indonesia. Membangun pabrik jauh lebih penting daripada membangun hotel, maupun kantor bupati sekalipun. Pabrik ini langkah awal dalam perjalanan panjang sebuah industrialisasi. Untuk mengimbangi kehadiran industri di NTB katanya, masyarakat perlu meningkatkan kapasitas kemampuan dan keahlian. Sehingga, akan melahirkan kesetaraan antara pelaku industri dengan masyarakat di sekitar. “Bukan hanya infrastruktur, namun capacity building masyarakatnya perlu juga dilakukan,” jelas Gubernur.

Sementara Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril, B.Sc mengucapkan selamat dan bangga atas terbangunnya batching plan (pabrik concrete) di wilayah Samota ini. Karena wilayah tersebut memang harus dikembangkan. Sebelumnya, diakui Bupati, komunikasi dengan investor (Cris dan Leni) ini sudah lama terbangun. Tentunya keinginan investasi dari pengusaha tersebut sangat diapresiasi dan disambut positif. Sebab Pemda Sumbawa ingin menggerakkan ekonomi masyarakat melalui pengusaha handal seperti Cris dan Leni. “Ini harapan kita. Setelah pabrik terbangun di wilayah Samota ini insyaa Allah akan dilanjutkan dengan pembangunan hotel,” imbuhnya, seraya menyatakan Pemda Sumbawa dan Pemprov akan mendukung kelancaran dan kemudahan investasi tersebut.

Pemilik Pabrik Concrete Mixer PT. Sumbawa Aspara Beton, Mr. Cris O’Donohue menyebutkan sebelumnya di lokasi pabrik ini merupakan lahan jagung. Dalam waktu 150 hari, lahan itu telah berubah menjadi tempat produksi beton terbaru. 100 hari ke depan akan menjadi Batching Plant dengan teknologi paling maju di NTB. Pencapaian positif sampai saat ini ungkap Cris, tidak terlepas dari dukungan Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah dan Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril. “Kami ingin mengucapkan rasa terima kasih kami. Ini adalah mimpi kita. Kita ingin menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih baik untuk masyarakat Pulau Sumbawa. Juga mendukung dan membangun kemajuan yang ada di sini untuk menciptakan Sumbawa yang indah aman dan nyaman,” cetusnya. (JEN/SR)

DPRD DPRD