100 Persen Desa di Sumbawa Teraliri Listrik PLN

oleh -24 views

SUMBAWA BESAR, SR (20/10/2018)

Semua desa di Kabupaten Sumbawa sudah mendapatkan akses penerangan. Desa-desa tersebut telah mendapatkan pasokan listrik dari PLN. Namun tidak semua dusun mendapatkan pasokan listrik. Masih ada belasan dusun di beberapa desa tersebut yang masih terisolir dan belum teraliri listrik PLN.

DPRD

Manager PLN (UP3) Sumbawa, Hamzah Hasanuddin dalam keterangan persnya, Sabtu (20/10), mengakui bahwa 100 persen desa di Sumbawa teraliri listrik PLN. Artinya tidak ada lagi desa yang gelap gulita. Salah satu keberhasilan ini karena adanya program 3T (Terdepan Terluar Dan Tertinggal) yang digulirkan pemerintah pusat. Dengan program ini banyak desa-desa yang berbatasan langsung dengan Australia, terakomodir. Meski demikian Hamzah mengakui ada beberapa dusun di desa itu yang belum merasakan penerangan. Jumlahnya sekitar 12 dusun. Belum terjangkaunya listrik di sejumlah dusun ini ungkap Hamzah yang didampingi Galih Febriantoro (Manager Bagian SDM Administrasi), Firmansyah (Manager bagian Jaringan) dan Ardhi Tartahadi (Manager UPK Tambora), karena posisinya yang sangat terisolir. Dusun ini letaknya di atas gunung dengan akses jalan dan medannya yang sulit dijangkau. Seperti dusun di Kalimango dan Jotang. “Pada prinsipnya kami lebih senang bisa menjangkau banyak pelanggan. Hanya ada beberapa kendala yang kami temui di lapangan. Salah satunya akses jalan. Kami sulit memobilisasi material, dan melakukan pemeliharaan jaringan nantinya,” sebutnya.

Baca Juga  PT Amman Mineral Sigap Tangani Sungai dan Irigasi Warga Desa Maluk

Kendala lainnya adalah sikap masyarakat. Hanya menumpang memancang tiang jaringan PLN, pemilik tanah meminta ganti rugi dengan harga yang tinggi. Belum lagi yang enggan merelakan beberapa pohonnya yang dilewati jaringan untuk ditebang. “Sikap masyarakat seperti ini mungkin karena kita yang kurang gencar melakukan sosialisasi. Sebab apa yang kami lakukan ini sebenarnya untuk masyarakat banyak, agar yang belum menikmati listrik dapat merasakannya saat ini. Jadi saya mohon bantuan rekan-rekan pers untuk ikut mensosialisasikannya sehingga hajat untuk kepentingan bersama dapat terwujud,” pungkasnya. (JEN/SR)

 

DPRD DPRD