Bantuan Mensos untuk Korban Gempa Sumbawa Hanya 1,57 Milyar

oleh -15 views

Dari 89,8 Milyar yang Digelontorkan Pemerintah Pusat

SUMBAWA BESAR, SR (27/08/2018)

Bupati Sumbawa, H.M. Husni Djibril B.Sc, memberikan klarifikasi terkait bantuan pemerintah yang diserahkan melalui Menteri Sosial RI, Dr. Agus Gumiwang Kartasasmita saat mengunjungi Posko Utama Bencana Gempa di Kantor Bupati Sumbawa, Minggu (26/8). Saat itu Mensos memberikan bantuan senilai Rp 89,8 Milyar yang langsung diterima Bupati Sumbawa. Namun nilai bantuan itu menjadi polemik di media sosial, karena masyarakat khususnya korban gempa memiliki pemahaman jika semua bantuan puluhan miliyar rupiah ini, untuk korban gempa. Padahal bantuan tersebut untuk beberapa program termasuk di dalamnya menangani kebutuhan korban gempa. Klarifikasi ini disampaikan Bupati Husni dalam jumpa persnya di Ruang Pertemuan H. Hasan Usman Lantai I Kantor Bupati Sumbawa, Senin (27/8). Dalam jumpa pers itu Bupati didampingi Wakil Bupati Drs. H. Mahmud Abdullah, Kajari Paryono SH, pejabat Kodim 1607, Kabag Humas Tajuddin SH, dan Ketua PWI Sumbawa Jamhur Husain B.Sc.

Untuk diketahui, ungkap Bupati, mengakui bahwa bantuan yang digelontorkan Mensos kemarin senilai Rp 89.802.215.507. Bantuan ini terdiri bantuan beras sejahtera (Rastra) untuk 34.040 KPM sebesar Rp 44.932.800.000, Program Keluarga Harapan (PKH) untuk 22.376 KPM sebesar Rp. 42.290.640.000, dan bantuan cadangan beras pemerintah Rp. 1.000.000.000. Kemudian santunan untuk korban meninggal dunia korban gempa masing-masing Rp 15.000.000 per orang dengan total Rp. 150.000.000. Santunan itu terdiri dari 6 orang di Kabupaten Sumbawa, 1 orang di Lombok Utara (KLU) dan 3 orang di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Selanjutnya permakanan untuk 3000 paket Rp 750 juta, bantuan perlengkapan pengungsi Rp 666 juta, peralatan dapur umum dan LDP Rp. 12.775.507. “Dari keseluruhan dana itu, peruntukkan khusus untuk korban bencana gempa Sumbawa hanya senilai Rp 1,578,775,507. Di item ini ada santunan korban meninggal dunia (termasuk korban meninggal di KLU dan KSB), permakanan, bantuan perlengkapan pengungsian, dan peralatan dapur umum dan LDP,” jelas Bupati.

Baca Juga  Wagub NTB: Jangan Setengah-setengah Menata Taman Nasional Gunung Rinjani

Bupati berharap dengan adanya konfrensi pers tersebut, masyarakat Sumbawa khususnya korban terdampak gempa bisa memahami dan tidak salah paham dengan pemberitaan yang telah beredar sebelumnya. Kepada para awak media, Bupati berpesan agar memberitakan hal yang sebenarnya sesuai dengan fakta yang ada, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman serta keresahan di tengah masyarakat. Bupati juga menghimbau seluruh masyarakat Kabupaten Sumbawa tidak mudah terprovokasi dengan berita-berita meresahkan yang dibuat oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, yang mengambil kesempatan dan keuntungan dalam situasi saat ini. (JEN/SR)

 

bankntb DPRD DPRD