Hari Ketiga Tasrik, ACT Sembelih 77 Ekor Sapi di Dusun Perung Sumbawa  

oleh -21 views

SUMBAWA BESAR, SR (25/08/2018)

Sebanyak 77 ekor sapi disembelih di lokasi Wisata Perung,  Dusun Perung, Desa Kerekeh, Kecamatan Unter Iwis, Kabupaten Sumbawa, Sabtu (25/8). Penyembelihan puluhan ekor sapi oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) ini merupakan bagian dari pemotongan 800 ekor hewan qurban untuk masyarakat dan korban gempa di Pulau Sumbawa khususnya Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). “Pemotongan ini bertepatan dengan hari ketiga tasrik, ada 77 ekor yang kami sembelih dan dagingnya dibagikan kepada masyarakat dan korban gempa di Buer, Alas Barat dan Alas,” kata H. Johan Rosihan ST selaku Volunter ACT kepada SAMAWAREA, Sabtu.

Sebelumnya pada hari pertama Hari Raya Idul Adha, ACT menyembelih 50 ekor sapi di Kecamatan Empang, dan hari kedua 72 ekor masih di Kecamatan Empang yang dagingnya didistribusikan untuk wilayah bagian timur Sumbawa, 50 ekor di Alas Barat dan 50 ekor KSB untuk wilayah bagian barat Sumbawa. Selain itu beberapa hari menjelang Idul Adha, ACT melakukan penyeberangan 303 ekor hewan qurban melalui Pelabuhan Badas dan diterima langsung Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Berlanjut pengiriman ke Pulau Lombok untuk korban gempa di sana sebanyak 194 ekor sapi. Ratusan ternak yang dijadikan hewan qurban oleh ACT ini ungkap Haji Johan yang juga Anggota DPRD NTB dan telah mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI, dibeli dari para peternak di Kabupaten Sumbawa. Dalam pengadaan, surat menyurat, pemeriksaan kesehatan hewan dan lainnya, ACT bekerjasama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Sumbawa. Kerjasama ini dimaksudkan agar bisa melaksanakan kurban dengan baik sesuai syariat maupun terjamin dari sisi kesehatan.

Baca Juga  Tim Kerja Pimpinan DPD RI Resmi Tolak RUU HIP

Di bagian lain Haji Johan menjelaskan tentang ACT. Berkantor pusat di Jakarta, ACT merupakan lembaga sosial dan dakwah yang cepat memberikan respon pertama ketika terjadi bencana. Yang tergabung dalam ACT adalah Masyarakat Relawan Indonesia (MRI), dan dirinya salah satu volunteer di dalamnya. Khusus kegiatan penyembelihan hewan qurban oleh ACT, Johan mengaku sudah memasuki tahun kelima. Pada tahun ini kegiatannya bertajuk “Global Qurban, Indonesia Berkurban”. Sejumlah hewan qurban yang disebar ACT ke beberapa wilayah di Indonesia ini dihimpun dari BUMN, badan usaha dan donatur baik secara berkelompok maupun individu. Lokasi penyembelihannya pun berbeda-beda. Salah satunya di lokasi Wisata Perung. Lokasi ini dipilih selain luas, juga upaya promosi karena merupakan obyek wisata potensial yang memiliki daya tarik jika dikelola dan dikembangkan dengan baik.

Sementara itu Sekretaris Dinas Peternakan Sumbawa, memuji program ACT yang sangat luar biasa terkait dengan bantuan daging qurban untuk masyarakat dan korban gempa khususnya di Kabupaten Sumbawa dan KSB. Ini sangat bermanfaat tidak hanya bagi korban gempa tapi juga para peternak. “Hewan qurban yang dipotong ini berasal dari Kabupaten Sumbawa. Ini secara tidak langsung ACT telah melakukan pemberdayaan terhadap masyarakat guna memotivasi para peternak untuk pengembangan peternakan di Sumbawa telah diplot sebagai kabupaten peternakan,” kata Edot—sapaan akrab pejabat ini.

Dalam kesempatan itu pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada ACT dan Johan Rosihan yang telah melibatkan Dinas Peternakan dalam pengadaan ternak hingga pemeriksaan kesehatan hewan. Ini sebagai salah satu upaya ACT untuk menjamin hewan ternak atau daging yang diberikan kepada masyarakat terjamin kesehatannya, aman dan halal untuk dikonsumsi. “Kami berharap program yang bermanfaat ini terus berlanjut,” pintanya. (JEN/SR)

 

BPSK dukacita dukacita bankntb