Pilkades Serentak Siap Digelar, 64 Calon Kades Siap Bertarung

oleh -17 views
Kasi Tata Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sumbawa, Anhuyas, S.STP., M.Si

SUMBAWA BESAR, SR (10/07/2018)

Suasana Pilkada serentak di NTB masih terasa. Kini masyarakat khususnya di Kabupaten Sumbawa kembali menghadapi pesta demokrasi lainnya. Pasalnya pada 18 Juli mendatang, Kabupaten Sumbawa menggelar  Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 18 desa. Tercatat ada 64 calon kepala desa yang akan bertarung pada Pilkades nanti. Paling banyak satu desa diikuti 5 calon dan paling sedikit 2 calon.

Kasi Tata Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sumbawa, Anhuyas, S.STP., M.Si mengakui ada 18 desa yang menggelar Pilkades. Desa yang memiliki 5 calon kades ini meliputi Desa Rhee Kecamatan Rhee, Desa Labuhan Ijuk Kecamatan Moyo Hilir, Desa Dete Kecamatan Lape, Desa Ranan Kecamatan Ropang dan Desa Karang Dima Kecamatan Labuhan Badas. Sementara desa yang hanya memunculkan 2 calon adalah Desa Mapin Beru Kecamatan Alas Barat, Desa Taede Kecamatan Lopok, Desa Bunga Eja Kecamatan Empang dan Desa Padesa Kecamatan Lantung.

Diakuinya, beberapa tahap Pilkades sudah berlangsung di antaranya penetapan calon dan pengambilan nomor urut. Sama seperti pesta demokrasi pada umumnya, para calon kades ini juga diberikan kesempatan untuk melakukan kampanye demi memikat hati pemilih. Kampanye dilaksanakan selama tiga hari, 10—12 Juli. Demikian dengan pemenang ditentukan oleh suara terbanyak dan digelar hanya satu putaran.

Disinggung hasil Pilkades dengan raihan suara dua calon kades sama banyak, Anhuyas mengatakan akan ada mekanisme yang telah ditetapkan menurut aturan. Untuk menentukan siapa pemenangnya ditetapkan berdasarkan daftar pemilih yang paling banyak di TPS tempat berlangsungnya pemilihan. “Contoh di Desa A ada dua TPS, yakni TPS I dan TPS II. Calon kadesnya ada dua orang dan sama-sama memperoleh 100 suara. Kalau di TPS I calon Kades A misalnya hanya mendapat 45 suara, dan Kades B memperoleh 55 suara di TPS II, berarti yang menang adalah Kades B,” terangnya.

Baca Juga  Retribusi Parkir Tak Capai Target, Dishub KSB Cari Terobosan Baru

Meski kemungkinan terjadinya draw di Pilkades serentak ini sangat sedikit, langkah antisipasi tetap dilakukan. Salah satunya dengan menetapkan satu desa hanya boleh membuat 2 TPS. Selain Pilkades serentak, lanjut Anhuyas, ada satu desa yang melaksanakan pemilihan berbeda dengan desa lainnya yaitu Desa Perung Kecamatan Lunyuk. Istilah memilih Kades di Desa Perung ini adalah Pilkades antar waktu. Meski demikian calonnya ada 3 orang tapi tidak dipilih melalui kotak suara melainkan berdasarkan musyawarah. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.