Tapal Batas Sumbawa dan KSB Ternyata Belum Tuntas

oleh -27 views
Endang Ariyanto Kabag Pemerintahan KSB

SUMBAWA BARAT, SR (05/07/2018)

Masalah tapal batas Kabupaten Sumbawa (KS) dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) ternyata belum tuntas juga. Padahal batas wilayah dua daerah tersebut sudah ditetapkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dengan dikeluarkannya keputusan No. 123 tahun 2017 tentang penetapan tapal batas wilayah hukum antar kabupaten induk Sumbawa dengan Kabupaten Sumbawa Barat. Namun pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menilai ada kesalahan surat keputusan yang dikeluarkan Mendagri.

Ditemui SAMAWAREA belum lama ini, Kepala Bagian Pemerintahan Setda KSB, Endang Arianto menjelaskan bahwa masalah tapal batas antara Kabupaten Sumbawa Barat dan Kabupaten Sumbawa masih belum selesai meski Mendagri sudah mengeluarkan keputusan. Surat yang diterbitkan Mendagri dinilai Endang, masih terdapat kekeliruan. Dalam isi surat keputusan itu, koordinat yang dimaksud posisi batasnya adalah di sekitaran Kafe Helena, tapi di gambarnya menunjukan batas wilayah di sekitaran Paloma Agung. “Ini yang kami rasa perlu ada penjelasan dari Mendagri itu sendiri,” imbuhnya.

Dalam pemahaman Pemda KSB lanjut Endang, gambar tidak dapat menjadi rujukan utama dalam menentukan tapal batas. Tapi isi keputusan, sehingga gambar harus mengikuti petunjuk yang ada di surat keputusan tersebut. Melihat kondisi ini pihak Kabupaten Sumbawa bersikeras ingin menetapkan batas wilayah di Paloma Agung sesuai dengan gambar yang ada. Karena itu Pemerintah KSB bersurat kepada Gubernur dengan tembusan kepada Mendagri. Maksudnya agar propinsi menghentikan keinginan Sumbawa dengan tidak membangun monumen tapal batas hingga semuanya menjadi jelas. “Surat sudah kami layangkan tiga bulan lalu, diperkirakan minggu ini atau minggu depan kita akan melakukan pertemuan dengan Provinsi dan utusan Mendagri guna memperjelas isi surat itu. Kami di KSB tetap patuh terhadap komitmen yang disepakati antara dua Kabupaten bahwa apapun keputusan Mendagri kita harus terima, yang penting semuanya jelas,” tandasnya.

Baca Juga  Zul Rohmi Dorong Tumbuhnya Industri Kreatif di Sentra Kerajinan Rakyat

Untuk diketahui, bersama tim penentuan tapal batas Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), kedua pihak sepakat menempatkan pal batas di perbatasan antara Desa Labuhan Mapin Sumbawa, dengan Desa Poto Tano Sumbawa Barat, di posisi 8 derajat 31.43783 detik lintang selatan, 116 derajat 52.21302 bujur timur. Pal batas ini berada pada kilometer 86 dari arah Sumbawa menuju Poto Tano. Sedangkan batas wilayah antara Desa Mapin Kebak dengan Desa Kokar Lian, disepakati titik nol berada di tanjakan Samarekat pada koordinat, 8 derajat 32.54900 detik lintang selatan, dan 116 derajat 53 menit, 300 Detik Bujur Timur. (HEN/SR)

 

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.