Pilihan Masyarakat Sumbawa, Zul Rohmi Teratas, Suhaili Amin Terbawah

oleh -6 views

SUMBAWA BESAR, SR (04/07/2018)

Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Dr. H. Zulkieflimansyah SE., M.Sc—Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah M.Pd memastikan kemenangannya di Kabupaten Sumbawa dengan meraih 68,43% atau 166.833 suara. Perolehan suara ini jauh menggungguli tiga pasangan lainnya. Berada di urutan kedua pasangan H. Moch. Ali Bin Dachlan—TGH. Lalu Gede Muhammad Ali Wirasakti Amir Murni LC, MA (Ali Sakti) dengan meraup 28.490 suara (11,69%), disusul Pasangan TGH. Ahyar Abduh dan H. Mori Hanafi SE (Ahyar Mori) 24.706 suara (10,13%). Juru kunci ditempati H. Moh. Suhaili Fadil Thohir SH—H. Muh. Amin SH M.Si (Suhaili—Amin) dengan 23.786 suara (9,76%). Hal ini berdasarkan hasil Rapat Pleno Rekapitulasi Perhitungan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB yang digelar KPU Sumbawa, Rabu (4/7).

Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Wanita Sumbawa ini dikawal ketat aparat kepolisian bersenjata lengkap langsung dipimpin Kapolres Sumbawa AKBP Yusuf Sutejo SIK MT. Untuk mengantisipasi kemacetan dan hal lainnya yang berpotensi mengganggu, arus lalulintas di Jalan Diponegoro (Simpang Tambora—depan Gedung Wanita) ditutup total dan dialihkan ke jalur lain. Dipimpin Ketua KPU Syukri Rahmad S.Ag yang didampingi empat komisioner, Sudirman S.IP, Dr. Hj. Yuyun Nurul Azmi S.Pt., MP, Nurkholis S.AP dan Aryati S.Pd.I, serta dihadiri Ketua Panwaslu Syamsi Hidayat S.IP beserta anggota dan para saksi dari empat pasangan calon, Rapat Pleno sejak pukul 09.00 hingga 15.30 Wita, berjalan aman dan lancar. Meski demikian rapat pleno berlangsung dinamis. Ketua Tim Suhaili Amin, Jack Morsa S.Adm didampingi saksi M Nur Hidayat, mempersoalkan adanya kekeliruan penjumlahan dalam Real Count KPU. Selain itu tidak diundangnya saksi Suhaili Amin saat rekapitulasi di tingkat PPK Kecamatan Ropang, Lantung dan Tarano. Hal ini juga menjadi koreksi Panwaslu. Menurut ketuanya, Syamsi Hidayat S.IP, ke depan meminta PPK untuk mengkoordinasikannya dengan pihak terkait jika tidak ditemukan saksi untuk menghadiri rekapitulasi, meski ketidakhadiran satu saksi secara aturan dibenarkan. Syamsi juga menyebutkan dalam pendistribusian logistic masih ada beberapa tempat yang mengalami kekurangan meski KPU dapat memenuhinya dengan baik. Ke depan ini bisa dibenahi agar persoalan tersebut tidak terulang kembali. Demikian dengan PPS dan KPPS di beberapa kecamatan masih belum memahami aturan tentang tugas dan fungsinya. Ini menjadi tanda tanya apakah PPS tersebut tidak paham dengan tugas atau fungsinya sebagai penyelenggara, atau memang tidak melaksanakan aturan sesuai instruksi KPU Kabupaten. Syamsi meminta masalah ini ditindaklanjuti guna pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019 mendatang. Namun Syamsi mengapresiasi pelaksanaan Pilgub NTB di Kabupaten Sumbawa berjalan aman dan lancar, tidak ada persoalan yang mengarah pada tindak pidana.

Baca Juga  Wagub Minta TPA Kebon Kongok Ditata Menjadi Hijau dan Asri

Menanggapi koreksi tersebut, Ketua KPU Sumbawa, Syukri Rahmat S.Ag menyampaikan terima kasih kepada ketua dan anggota Panwaslu beserta jajarannya atas seluruh proses pengawasan yang dilakukan. Demikian dengan Gakkumdu dan para saksi pasangan calon yang telah memberikan dukungan terhadap proses demokrasi berjalan aman dan damai ini. Syukri berjanji mencatat secara resmi koreksi dari berbagai pihak ini untuk dijadikan masukan dan perbaikan ke depan. “Setelah ini kami akan melakukan evaluasi terhadap seluruh penyelenggara dalam rangka pemilu DPR, DPD, DPRD Provinsi, Kabupaten/kota dan Pilpres, karena tugas ke depan bukan semakin ringan tapi justru semakin berat. Jadi masukan yang bersifat konstruktif tadi menjadi catatan kami di KPU untuk ditindaklanjuti,” pungkasnya. (JEN/SR)

 

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.