Cetak Qori’ Qori’ah, Bupati Minta Berdayakan TPQ dan Budayakan Magrib Mengaji

oleh -6 views

SUMBAWA BESAR, SR (03/07/2018)

Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril, B.Sc menegaskan bahwa MTQ hendaknya tidak menjadi ajang pinjam-meminjam qori’-qori’ah, melainkan lebih kepada upaya pencarian bibit unggul lokal yang memiliki potensi melalui pembinaan yang baik dan berkelanjutan. Hal ini disampaikan Bupati saat membuka secara resmi kegiatan MTQ XXXII Tingkat Kabupaten Sumbawa Tahun 2018 di Kecamatan Tarano, Senin (2/7/2018). Hadir pada acara tersebut, para anggota Forkopimda, Pimpinan dan Anggota DPRD, Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, Kepala Kanwil Kementerian Agama, para Pimpinan OPD, Camat, para alim ulama dan pemuka masyarakat, dewan hakam, pimpinan kafilah dan peserta MTQ se-Kabupaten Sumbawa.

Menurut Bupati, salah satu bentuk pembinaan yang baik dan berkelanjutan adalah dengan memberdayakan TPQ-TPQ yang ada serta menghidupkan kembali budaya maghrib mengaji. Untuk itu, Bupati menghimbau kepada para camat dan para kepala desa/lurah, agar menghidupkan kembali budaya maghrib mengaji di tengah-tengah masyarakat, sebagai ikhtiar untuk melahirkan generasi qur’ani sejak dini, dan juga qori’-qori’ah berprestasi kebanggaan daerah. “Pemerintah daerah akan terus mem-back up baik dalam hal anggaran maupun kelembagaan untuk mendukung berbagai upaya terkait pembinaan dan pendidikan Al-Qur’an di Kabupaten Sumbawa,” jelas Bupati.

Pada kesempatan itu, Bupati menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang tulus kepada para guru ngaji, para ustadz dan ustadzah yang tanpa lelah, dengan tulus dan ikhlas telah mengajarkan anak-anak Sumbawa mahir membaca dan menulis Al-Qur’an. Atas perannya yang sangat strategis tersebut, pemerintah daerah telah menganggarkan insentif secara rutin melalui APBD Kabupaten Sumbawa sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah atas pentingnya keberadaan para guru ngaji. “Meski jumlahnya tidak seberapa, namun pemberian insentif itu diharapkan dapat mendukung operasional para guru ngaji dalam melaksanakan tugasnya. Insya Allah pada tahun-tahun mendatang, jumlah insentif tersebut akan kami tingkatkan, termasuk insentif para imam dan marbot agar dapat melaksanakan tugasnya dengan penuh rasa tanggung jawab,” ujar Bupati.

Baca Juga  Gubernur Minta Desa Labuan Jambu Jadi Pilot Project Pengembangan SimpelDesa

Bupati juga menyampaikan penghargaan kepada Camat beserta seluruh jajaran pemerintah Kecamatan Tarano yang telah bekerjasama dengan segenap warga mendirikan arena MTQ yang sangat kokoh dan indah, sekaligus menjadi shohibul bait (tuan rumah) yang baik dalam pelaksanaan MTQ XXXII tingkat Kabupaten Sumbawa.

Sementara itu, Camat Tarano, M. Tahkiq SH melaporkan bahwa peserta MTQ XXXII tingkat Kabupaten Sumbawa berjumlah 894 peserta masing-masing terdiri dari Cabang Tartil Qur’an 297 orang, Hifzil Qur’an 125 orang, Tafsir Qur’an 3 orang, Fahmil Qur’an (putra-putri) 141 orang, Syarhil Qur’an (putra-putri) 141 orang, Khattil Qur’an 146 orang dan M2IQ 41 orang. Disampaikan pula bahwa anggaran pelaksanaan MTQ mencapai Rp 400 juta yang bersumber dari DPA Kecamatan Tarano sebesar 200 juta, sumbangan dana dari masyarakat 8 desa se-Kecamatan Tarano Rp 150 juta dan bantuan dari donatur Rp 50 juta.

Pembukaan MTQ ke-XXXII yang akan berlangsung mulai tanggal 2 sampai dengan 9 Juli 2018 tersebut ditandai dengan pemukulan bedug oleh Bupati Sumbawa dan pelepasan 32 lampion oleh pemuda-pemudi Kecamatan Tarano.  (JEN/SR/Advertorial)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.