Layanan Operasional Lion Air Group Normal Kembali  

oleh -13 views

BALI, SR (29/06/2018)

Lion Air (kode penerbangan JT), Wings Air (kode penerbangan IW) dan Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group menyampaikan keterangan sehubungan dengan layanan operasional dari dan menuju Bandar Udara Internasional Pattimura, Ambon, Maluku (AMQ) telah beroperasi normal kembali setelah bandar udara dinyatakan aman (safety) untuk proses mendarat dan lepas landas pesawat mulai pukul 11.30 WIT. Hal diungkapkan Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic of Lion Air melalui siaran persnya yang masuk di Redaksi SAMAWAREA, Jumat (29/6).

Seluruh penanganan penerbangan Lion Air, Batik Air dan Wings Air yang mendarat dan berangkat dilakukan sesuai prosedur dan menggunakan jadwal terbaru. Lion Air Group memberikan penjelasan terkait penundaan kedatangan dan keberangkatan pesawat (delayed) dikarenakan cuaca buruk (bad weather) di Ambon dengan jarak pandang kurang dari 500 meter (below visibility) sejak pukul 05.00 WIT hingga pukul 11.30 WIT. Kondisi itu tidak memenuhi persyaratan keselamatan penerbangan.

Terkait dengan keadaan tersebut, Lion Air Group memutuskan untuk menunda operasional beberapa penerbangan dengan alasan demi menjamin keselamatan serta keamanan seluruh penumpang dan kru. Lion Air sudah menginformasikan secara jelas kepada pelanggan yang terkena dampak dan memperbarui sesuai perkembangan.

Lion Air memberikan klarifikasi, penerbangan bernomor JT790 yang lepas landas pukul 01.04 WIB dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang (CGK) tujuan Ambon melakukan pengalihan pendaratan (divert) ke Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan (UPG). Dalam penerbangan ini, Lion Air mengoperasikan Boeing 737-900ER (B739) registrasi PK-LGW yang membawa tujuh kru dan 139 penumpang. Pesawat telah mendarat di Makassar pada 06.42 WITA.

Baca Juga  Kenangan Kapolres Karsiman di Uma Buntar

Lion Air telah menerbangkan kembali JT790D pukul 09.04 WITA dari Makassar dan sudah tiba di Ambon pada 11.39 WIT. Kondisi ini menyebabkan keterlambatan keberangkatan rute Ambon ke Cengkareng nomor JT885 yang dijadwalkan berangkat pada 08.30 WIT. Penerbangan JT885 dengan membawa tujuh kru serta 131 penumpang tujuan Cengkareng telah mengudara pukul 12.03 WIT dan sudah tiba di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pukul 14.02 WIB. Batik Air nomor ID6174 rute Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur (SUB) tujuan Ambon divert ke Bandar Udara Dominique Edward Osok, Sorong, Papua Barat (SOQ). Pesawat Airbus A320-200 (A320) registrasi PK-LAW yang digunakan dalam layanan ini membawa tujuh kru dan 122 penumpang. Penerbangan ID6174 lepas landas pukul 07.31 WIB dan mendarat dengan selamat di Sorong pada 13.10 WIT. Batik Air telah menerbangkan kembali ID6174D pukul 15.45 WIT dari Sorong dan sudah tiba di Ambon pada 16.50 WIT. Situasi ini mengakibatkan tertundanya layanan penerbangan ID6169 dari Ambon ke Makassar. Penerbangan ID6169 telah lepas landas menggunakan jadwal keberangkatan terbaru pukul 17.47 WIT dari jadwal sebelumnya pukul 13.05 WIT, dengan mengangkut 106 penumpang serta tujuh kru. Pesawat sudah mendarat di Makassar pada 18.05 WITA. “Lion Air Group akan meminimalisir dampak yang timbul agar operasional penerbangan Lion Air Group lainnya tidak terganggu,” pungkasnya. (SR)

 

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.