Dua Kali Mangkir, Jaksa Siapkan Panggilan Ketiga untuk Kontraktor Arahmano

oleh -61 views
Kasi Intel Kejaksaan Negeri Sumbawa, Putra Riza Akhsa Ginting SH

SUMBAWA BESAR, SR (28/06/2018)

Kontraktor PT. PK selaku rekanan pembangunan tahap ketiga Bendungan Arahmano Kecamatan Lenangguar, kembali mangkir dari panggilan pihak Kejaksaan Negeri Sumbawa. Panggilan kedua yang tidak dihadiri oknum kontraktor untuk kepentingan pengumpulan data atas dugaan penyimpangan proyek senilai miliaran rupiah ini.

Kajari Sumbawa yang dikonfirmasi SAMAWAREA melalui Kasi Intel Kejaksaan Negeri Sumbawa, Putra Riza Akhsa Ginting SH, Kamis (28/6), mengaku beberapa kali melayangkan panggilan kepada oknum kontraktor itu. Namun surat panggilan itu belum dipenuhi, padahal dititipkan di BWS Nusa Tenggara. Kehadiran oknum kontraktor itu, dinilai Putra—sapaan orang kedua di Kejari Sumbawa ini, sangat penting  guna mengklarifikasi hasil turun lapangan. Karenanya ia berencana akan kembali melayangkan surat panggilan ketiga yang direncanakan pekan depan.

Untuk diketahui, beberapa waktu lalu Tim Kejaksaan didampingi Inspektorat, Kabag Pembangunan Setda Sumbawa, PPK dan Pengawas, turun ke lapangan. Selain melihat pekerjaan tahap keempat yang bersifat pekerjaan mayor seperti irigasi saluran bukan bendungannya, Putra mengaku tim menelusuri dugaan penyimpangan tahap ketiga sesuai laporan yang diterima kejaksaan. Setelah ditelusuri ternyata tidak benar bahwa tidak ada jalan masuk ke dalam. Demikian dengan informasi kerusakan atau tidak adanya penampung di dalam jaringan juga tidak benar. “Memang ada kerusakan (jebol) di sayap kanan bendungan. Tapi itu tidak termasuk kontrak di tahap keempat. Karena mayornya tahap keempat hanya saluran irigasi. Selanjutnya, kami akan konfirmasi ke perusahaan dulu. Kita akan mendengar dari progres pertama. Nantinya akan memanggil sejumlah pihak untuk dimintai keterangan,” tandasnya. (JEN/SR)

 

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Tabrak Pohon, Pengendara Motor Tewas di Tempat

No More Posts Available.

No more pages to load.