Tahap Pemungutan Suara Pilkada Segera Tiba, Pasukan Digeser

oleh -5 views

BALI, SR (26/06/2018)

Bertempat di Gedung Gor Umum Mengwi, Kecamatan Mengwi, Senin (25/6), Polres Badung menggelar Apel Kesiapan Ops Mantap Praja Agung 2018 untuk Tahap Pungut Suara. Apel tersebut dipimpin oleh Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta SIK MH yang dihadiri Wadir Krimum Polda Bali AKBP Sugeng Sudarso, para perwira, kapolsek, Kepala Kesbanglinmas I Nyoman Suendi yang diikuti 740 peserta apel terdiri dari 520 personel Polres Badung yang terlibat dalam Ops Mantap Praja Agung 2018 (Tahap Pungut Suara), 100 personel Polda Bali BKO Pam TPS, 60 personel Brimob Polda Bali dan 60 orang Linmas.

Dalam arahannya Kapolres Badung menegaskan kepada personil untuk melaksanakan pedoman pengamanan serta mengikuti rangkaian kegiatan pengamanan guna mengatasi gangguan keamanan yang mungkin terjadi selama proses tahap pungut suara. “Tunjukkan prilaku sopan dan etika yang baik dalam melaksanakan tugas-tugas kepolisian tanpa mengabaikan koridor-koridor yang berlaku,” ucapnya.

Selain itu, orang nomor satu di Polres Badung ini juga membeberkan kerawanan yang harus diperhatikan yaitu alat peraga kampanye yang masih terpasang di sekitar TPS, kartu pemilih atau undangan tidak tersampaikan kepada pemilih, adanya jual beli kartu pemilih atau undangan, pemalsuan identitas pemilih, intimidasi, menyuap dan tindak kekerasan terhadap penyelenggara pemilu di TPS. Selain itu pemilih, saksi dan pengawas pemilu, terdapat pemilih yang tidak memenuhi syarat mencoblos di TPS, Panitia Pemungutan Suara (PPS) tidak trasparan mengumumkan sisa kartu pemilih yang terbagikan, mencoblos surat suara cadangan yang tidak digunakan, menghalangi pengawasan pemilu dan saksi mendapatkan formulir C1, saksi/petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara salah dalam penulisan perolehan suara, hasil penghitungan suara tidak diawasi secara ketat oleh saksi, PPL dan masyarakat saat disegel dan langsung dibawa ke PPS, berita acara C1 untuk PPS berada di luar kotak suara, C2 pleno besar dan BA-C1 tidak dimasukkan kedalam kotak dan tidak disegel dan penggelembungan surat suara.

Baca Juga  Tiga Terdakwa Bank NTB Batal Dituntut

Pemegang tongkat komando di Polres Badung ini juga menyampaikan kewajiban yang dilaksanakan oleh anggota Polri di TPS nantinya yaitu 1 hari sebelumnya sudah berada di lokasi TPS, membawa kelengkapan perorangan seperti Tongkat T, Borgol dan sarana komunikasi, melaporkan kedatangannya ke pimpinan selanjutnya berkoordinasi dengan PPK, KPPS, PPS dan Linmas, mempelajari dan mengenali karakteristik kerawanan daerah termasuk potensi kerawanan pada saat pemungutan suara dan penghitungan suara di TPS. Kemudian dilarang meninggalkan objek pengamanan dan atau tempat pemungutan suara sebelum adanya perintah pergeseran pasukan, melaporkan setiap perkembangan situasi terkini kepada pimpinan sesuai dengan penilaian situasi berdasarkan tingkat eskalasi kejadian dan dilarang melakukan pencatatan dan mendokumentasikan hasil penghitungan suara. (SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.