Saat Dalam Kandungan Sempat Dideteksi Tanpa Kepala

oleh -18 views

AMLAPURA, SR (26/06/2018)

Penyakit aneh yang diderita I Gede Agus Mahardika—bayi berumur 3 tahun sudah dialami sejak lahir. Biasanya anak seusianya ini lagi lucu-lucunya bermain. Namun tidak bagi Mahardika. Dia lebih banyak murung dan menangis seperti menahan rasa sakit. Anak ini dideteksi mengalami penyakit ketika dalam kandungan pada usia 7 bulan.

Gede Agus Mahardika adalah anak pertama pasangan I Komang Cheri Astika Yasa dan Ni Kadek Sumartini. Anak tersebut sekarang ini mengalami kelainan yakni mengecil pada bagian kepala. Selain itu juga mengalami kelambatan dalam perkembangan. Karena anak tersebut belum juga bisa berjalan. Menurut Cheri–sang ayah, saat di dalam kandungan sempat di USG dan dikatakan kalau tidak kelihatan kepalanya. “Saat itu saya sudah tidak enak dan hanya bisa pasrah,” ujar petani penggarap ini.

Dia juga terus berdoa sambil menunggu kelahiran buah hatinya tersebut. Tepat 16 Agustus 2015 Gede Agus lahir. Anak itu lahir dengan berat badan 3,0 kg. Sepintas memang terlihat normal kalau dari berat badan. Hanya bagian kepala Agus sangat kecil dan lembek. Namun demikian pasangan keluarga ini tetap bersyukur dan merawat buah hatinya dengan penuh kasih sayang. Belakangan ini perkembangan Agus makin memprihatinkan. Perkembangan fisik anak tersebut sangat lambat.

Bahkan fisiknya tidak banyak berkembang seperti anak baru berusia satu tahun. Kedua orang tuanya sempat bingung dan tidak mengerti dengan kondisi yang dialami sang anak. Berbagai upaya telah dilakukan termasuk membawa sang anak ke dokter. Namun tetap juga tidak ada perkembangan. Kedua orang tua Agus sendiri tidak mau menyalahkan siapapun atas ketidak-normalan sang anak. Dia tetap tabah dan terus merawat buah hatinya kerena itu merupakan karunia Tuhan.

Baca Juga  Tiga Kabupaten/Kota di NTB Masuk Kategori Daerah Transmisi Lokal Covid 19

Sementara itu keluarga ini tergolong tidak mampu. Ayah Agus sendiri hanya petani penggarap yang pengasilannya tidak seberapa. Ibunya juga tidak bisa banyak membantu karena harus merawat sang anak. Cheri sendiri berharap ada solusi agar anak ini bisa normal. Yang terpenting mampu memenuhi kebutuhan sang anak karena selama ini cukup kewalahan juga. Agus sendiri sempat mendapat kunjungan dari tim Kecamatan Sidemen di rumahnya. Para pegawai kecamatan pun langsung berkoordinasi untuk bisa meringankan beban orang tuanya Agus. “Kami sempat berkunjung ke rumah Gede Agung, kondisinya memang memprihatinkan,” ujar Wayan Suarya staf Camat Sidemen.

Dirinya berharap jika ada dermawan yang peduli untuk langsung menyerahkan bantuan ke rumah keluarga tersebut di Banjar Dinas Kebung, Desa Telagatawang, Sidemen, Karangasem. (SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.