TGB, Rohmi dan Luthfi Silaturahim dengan Keluarga Besar di Kampung Jawa Selong

oleh -9 views

LOMBOK TIMUR, SR (18/06/2018)

Tuan Guru Bajang (TGB) KH. Muhammad Zainul Majdi MA didampingi Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah dan Syamsul Luthfi menghadiri acara Halal Bihalal dan silaturrahim bersama keluarga besarnya di Kampung Jawa Kelurahan Sandubaya Kecamatan Selong Kabupaten Lombok Timur, Senin (18/6/2018). Acara silaturrahmi dan Halal Bihalal yang juga diisi dengan tausyiah serta ziarah makam keluarga besar TGB KH Zainul Majdi ini rutin dilakukan setiap tahun atau beberapa hari setelah lebaran Idul Fitri. “Ini merupakan kegiatan tahunan kita dari keturunan TGB yang masuk dalam silsilah H. Moh. Saleh. Jadi, kita semua berkumpul di sini setiap tahun,” kata Ketua Panitia Silaturrahmi Keluarga TGB, H. Saiful Bachri Hasan sebelum membuka acara yang dihadiri ratusan keluarga keturunan TGB.

Pada kesempatan itu, H. Saiful Bachri Hasan menuturkan pernah berkunjung ke keluarga keturunan H. Muhammad Saleh di Jambe, Cirebon beberapa waktu lalu. Kunjungannya tersebut untuk mencari dan menelusuri silsilah keturunan H. Moh. Syafi’i asal Cirebon, Jawa Barat yang ditangkap pada masa penjajahan Belanda. H. Moch. Syafi’i merupakan anak paling bungsu dari H Moh. Saleh yang kini banyak tinggal di Kampung Jawa Selong, Lombok Timur.

Muhammad Syafi’i dalam perjalanannya dibuang ke Surabaya dan menikah di sana dengan keturunan asal Banyuwangi. Setelah itu, H. Muhammad Syafi’i sampai di Ampenan, Mataram. H Muhammad Saleh juga memiliki putra sulung yakni H. Nawawi yang memiliki 5 orang anak, salah satunya adalah Ummi Hj. Johariyah yang kemudian menikah dengan Almagfurullahu Maulana Syeikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, pendiri NWDI, NBDI dan NW. Salah seorang putri HM Syafi’i yakni Hj. Syukriati menikah dengan TGH Yusuf Makmun. Salah seorang putri Almagfurulahu Maulana Syeikh yakni Ummi Hajjah Sitti Rauhun Zainuddin Abdul Madjid menikah dengan HM. Jalaluddin dan memiliki beberapa anak di antaranya Ummi Hj. Sitti Rohmi Djalilah, HM Syamsul Luthfi dan TGB H. Muhammad Zainul Majdi. “Dari sepenggal silsilah ini sudah jelas bahwa TGB bukan hanya berasal dari NTB, tetapi juga sudah ada titisan darah Jawa, yakni Cirebon,” papar H. Saiful Bachri, seraya menambahkan Keluarga Besar TGB yang berada di Kampung Jawa Selong merupakan garis keturunan dari H. Muhammad Saleh.

Baca Juga  PENGUMUMAN HASIL WAWANCARA CALON ANGGOTA PPK PADA PEMILIHAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI SUMBAWA BARAT TAHUN 2020

Tausyiah TGB

Sementara itu, TGB KH. Zainul Majdi dalam tausyiah singkatnya mengharapkan seluruh keturunannya seperti bangunan yang kokoh dan terus berdiri tegak, yang satu sama lainnya saling menguatkan, dan saling memperkokoh hingga tidak bisa digoyahkan. “Setiap bagian dari bangunan-bangunan tersebut harus klik, harus saling menguatkan. Dan silaturrahmi seperti ini merupakan lem perekat sosial yang paling kuat dan sangat dimuliakan oleh Allah SWT,” ujar TGB Zainul Majdi.

Gubernur NTB dua periode itu juga menyerukan agar seluruh keluarga besarnya tetap istiqomah dan selalu mengamalkan kalimat “sakti” yang diwariskan oleh Rasulullah SAW yang akan membawa keselamatan baik di dunia maupun di akhirat. “Kalimat Sakti itu adalah, lafaz “Laailaha illalloh, Muhammadurrosulullah” artinya Tidak ada Tuhan selain Allah, dan Muhammad itu adalah utusan Allah,” kata TGB Zainul Majdi.

TGB Zainul Majdi kepada ratusan keluarga besarnya yang hadir saat itu juga mengungkapkan rasa rindunya untuk bertemu dan berkumpul dengan keluarga yang ada di Cirebon, Jawa Barat. “Saya secara pribadi juga sangat merindukan untuk berkumpul dan bersilaturrahmi seperti ini dengan keluarga yang ada di Jawa. Mudah-mudahan suatu saat nanti ada kesempatan untuk kita berkumpul bersama seperti ini,” kata Zainul Majdi.

Diakuinya, bersama Tim Pencari Fakta Silsilah keturunan TGB H. Saiful Bachri Hasan pernah bertemu dengan sekitar 20 orang keluarganya di Indramayu, dan saat pertemuan itu TGB merasa terharu dan sangat merasakan ikatan kasih sayang yang begitu mendalam.

Baca Juga  Bupati: Gudang SRG Solusi Atasi Anjloknya Harga Komiditi Pasca Panen

Usai Tausyiah, acara dilanjutkan dengan Halal Bihalal dan ziarah makam keluarga yang berada di Kampung Jawa atau belakang pendopo Bupati Lombok Timur. (SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.