Sisa Sebulan, Koster-Ace Sulit Terkejar

oleh -4 views

BALI, SR (12/06/2018)

Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) menyatakan bila pemilihan langsung Gubernur Bali diadakan saat survei berlangsung (periode 30 April hingga 6 Mei 2018), dipastikan bahwa  pemenangannya adalah paslon nomor urut 1 Wayan Koster-Tjok Oka Artha ArdhanaSukawati. Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mendapat dukungan 48,3%, sementara Mantra –Kertha mendapat dukungan 26,9%. Yang belum mengetahui sekitar 24,8%. Selisih dukungan kedua pasangan sekitar 21,4%.

Bila yang belum menentukan pilihan sebesar 24,8% dialokasikan secara proporsional, maka tingkat keterpilihan paslon nomor urut 1 Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati menjadi sebesar 64,2% sedangkan paslon lawan hanya menjadi 35,8%. Dengan selisih mencapai 21,4%, juga menjadi indikasi bahwa tingkat keterpilihan paslon nomor urut 1 sudah tidak bisa dikejar lagi oleh paslon lawan, dalam waktu 1 bulan sebelum masa kampanye berakhir tanggal 23 Juni 2018, mengingat secara empiris perubahan tingkat keterpilihan paslon maksimal 5%. Hasil survei tersebut menjadi indikasi bahwa bilamana Pilgub Bali dilaksanakan Bulan Mei, dapat dipastikan bahwa pemenangannya adalah paslon nomor urut 1 Wayan Koster-Tjok Oka Artha ArdhanaSukawati, dengan potensi perolehan suara sebesar 64,2% sedangkan lawan 35,8%.

Deni Irvani, Direktur Riset Saiful Mujani Research & Consulting kepada wartawan di Denpasar, Senin (11/6) melanjutkan tingginya elektabilitas paslon Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, lantaran Wayan Koster lebih populer (dikenal oleh 88% warga) dibanding lawannya, Rai Mantra (81%).  “Tingginya elektabilitas Wayan Koster juga didorong oleh besarnya dukungan dari massa pemilih PDI Perjuangan. Sementara PDI Perjuangan adalah partai dengan suara terbesar bila pemilu diadakan sekarang. Sentimen partai terlihat cukup kuat. Massa pemilih PDI Perjuangan cukup solid mendukung Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati,” terangnya.

Baca Juga  Dua Bulan Masuk Gelanggang, Elektabilitas Zul—Rohmi Naik Signifikan

SMRC melakukan survei dengan sampel 820 orang, kepada warga Negara Indonesia (WNI) di Provinsi Bali yang sudah memiliki hak pilih. Dengan metode multistage random sampling desa/kelurahan di tingkat Kecamatan dipilih dengan jumlah proporsional, dan memiliki toleransi kesalahan (margin of error) sebesar ±3,5% pada tingkat kepercayaan 95 persen. (SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.