Kabur Setelah Rekannya Tewas Dibantai, MU Akhirnya Tertangkap

oleh -3 views

SUMBAWA BESAR, SR (12/06/2018)

MU yang sempat kabur dan bersembunyi di Kota Mataram, akhirnya tertangkap, Senin (11/6) kemarin. Warga Kecamatan Moyo Hulu ini ditangkap jajaran Polsek setempat setelah pulang dari persembunyiannya di Pulau Lombok. Sebelumnya MU kabur setelah dua rekannya, SH warga Desa Langam Kecamatan Lopok dan CN warga Desa Maman Kecamatan Moyo Hulu dibantai massa pada peristiwa berdarah, 28 Mei lalu. SH tewas di tempat dalam kondisi mengenaskan, sedangkan CN sekarat dan menjalani rawat inap selama 2 minggu.

Kapolres Sumbawa melalui Kasat Reskrim, AKP Zaky Maghfur SIK yang dikonfirmasi SAMAWAREA, Senin (11/6) malam, membenarkan tertangkapnya satu lagi terduga pelaku pencurian ternak. MU ditangkap setelah pulang dari Mataram—tempat persembunyiannya selama ini. “Penangkapan ini dilakukan jajaran Polsek yang diback-up Tim Reskrim Polres Sumbawa,” ungkap Zaky—akrab perwira ini disapa.

Dalam pemeriksaan, MU mengaku memiliki peran mengambil ternak kemudian memegangi saat ternak dipotong. Selain itu MU juga yang membantu mengangkat daging ternak hasil pencurian itu ke atas kendaraan. “Untuk proses lebih lanjut, masih dalam proses pengembangan penyidikan di Polsek Moyo Hulu,” demikian Kasat Reskrim, AKP Zaky Maghfur.

Seperti diberitakan, peristiwa mengerikan ini terjadi beberapa saat setelah warga setempat menunaikan ibadah sholat Taraweh sekitar pukul 22.00 Wita. Kawanan maling ternak ini kepergok warga membawa ternak kerbau yang sudah dipotong dan dikuliti menggunakan mobil Pick-up L-300. Sempat terjadi kejar-kejaran oleh warga Brang Rea yang kemudian diikuti massa dari desa lainnya yakni Desa Samung, Sebasang dan Batutering. Dalam aksi yang cukup dramatis ini, pelarian terduga berakhir setelah berhasil dicegat warga Desa Batu Tering. Seperti dikomando, massa langsung bertindak menghakimi dua dari beberapa terduga pelaku, tanpa ampun. Satu terduga tewas mengenaskan dan satu lainnya sekarat dalam kondisi bersimbah darah. Selebihnya berhasil kabur termasuk MU yang ditangkap kemarin. Aksi massa tidak berhenti. Mobil Pick-up yang digunakan terduga untuk melakukan pencurian ternak, dibakar. Banyaknya massa membuat personil dari Polsek Moyo Hulu kewalahan sehingga meminta bantuan BKO anggota dari Polres Sumbawa. Malam itu juga anggota yang dipimpin Kabag Ops, Kompol Jamaluddin S.Sos mengendalikan situasi. Bahkan secara kebetulan Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril B.Sc dan rombongan dalam perjalanan pulang Safari Ramadhan dari Kecamatan Ropang ikut menenangkan warga. Setelah negosiasi yang alot, akhirnya satu terduga yang masih bernyawa dievakuasi aparat bersenjata lengkap. Hasil identifikasi polisi, terduga pencuri ternak yang tewas berinisial SH warga Desa Langam Kecamatan Lopok, sedangkan yang selamat namun sekarat berinisial CN warga Desa Maman Kecamatan Moyo Hulu. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Setelah Garap Lahan Jagung, Petani ini 'Garap' Dua Gadis Ingusan

No More Posts Available.

No more pages to load.