Ingin Sukses, Dr Zul Minta Generasi Millenial Buat Peta Masa Depan

oleh -11 views

MATARAM, SR (10/06/2018)

Seminar Motivasi Nasional yang dilaksanakan DPD Wirausaha Muda Nusantara (Wimnus) NTB di Ballroom Hotel Grand Legi Mataram, Jumat (8/6) kemarin, berlangsung meriah. Kegiatan yang mengundang motivator nasional muda, Safii Efendi  ini dihadiri peserta mencapai 1.050 orang. Selain itu seminar tersebut juga mengundang tokoh muda NTB, sebagai Keynote Speaker Dr. H. Zulkieflimansyah, SE., M.Sc.

Dalam sambutan yang diawali Ketua DPD Wimnus NTB, Lalu Athar menyampaikan bahwa sukses itu tidak mengenal waktu dan tidak mengenal berapa lama dia bekerja, serta sukses itu milik siapa saja. Athar kemudian membeberkan cerita sukses Ketua Umum Wimnus Safii Efendi dan Calon Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah.

Nurhandini Eka Dewi, MPH, Staf Ahli Bidang Sosial Kemasyarakatan yang mewakili Gubernur NTB dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada panitia Penyelenggara Seminar Motivasi Nasional yang bertemakan “Membangun Kemandirian Secara Mental, Keuangan dan Wawasan”. “Di era millenial saat ini anak muda harus terus berpacu untuk mengembangkan jati dirinya dalam rangka menyambut persaingan bebas. Kegiatan seminar motivasi ini tentu akan memberikan dampak positif bagi generasi muda NTB untuk berfikir kreatif menjadi wirausaha,” kata Eka.

Sementara itu, Calon Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah merasa bahagia bisa hadir dan menjadi Keynote Speaker dalam seminar tersebut. Menurutnya, saat mudanya dahulu tidak ada yang memberikan motivasi seperti sekarang. Saat itu bagaimana agar anak muda NTB sekolah setinggi mungkin, tidak diajar untuk menjadi orang kaya atau wirausaha. Tapi bagaimana sekolah setinggi mungkin di universitas terkenal, untuk kemudian mendapat pekerjaan yang bagus di ibukota.”Jalan itu yang saya tempuh waktu muda,” katanya.

Baca Juga  Kemelut Politik di Sumbawa, Gubernur Minta Jangan Kembangkan Isu

Menurutnya, saat ini tingginya sekolah tidak menjamin bisa memiliki uang lebih banyak karena zamannya berbeda. “Paradigma lama, salah satu adagium yang disepakati, kalau kita bukan anak orang kaya, kalau kita bukan anak pengusaha, kalau kita berada di negara berkembang, salah satu cara untuk memperoleh akses ekonomi adalah melalui dunia politik. Ini merupakan paradigma lama. Zaman sekarang dengan revolusi teknologi tidak membuat teori seperti tadi kekal adanya. Sehingga anak siapapun kita, apapun background kita, kalau opportunity itu ada, Insya Allah kita punya kesempatan yang sama untuk menjadi wirausaha yang sukses di masa akan datang. Apapun pilihan kita, mau jadi politisi, mau sekolah keluar negeri, maka kita perlu punya peta jalan menuju masa depan,” ungkapnya. “Nggak peduli peta itu benar atau salah, yang penting peta itu bisa memancing dan meng-incurred kita untuk bergerak, insya Allah kita akan menemukan jawabannya sendiri,” tambahnya.

Dahulu ketika Ia kuliah, ungkap Doktor Zul—sapaan tokoh kharismatik ini, sudah membuat peta hidup masa depan seperti apa. Jelas dan lancar saja menggapainya. “Sekarang buatlah peta jalan hidup anda menuju masa depan. Tidak penting petanya benar atau salah, yang penting peta itu akan membuat kita bersemangat untuk menjalani sisa-sisa usia kita,” tutupnya.

Motivator muda yang meraih dua kali Rekor Muri, dan penulis tujuh buku, Safii Efendi dalam penyampaiannya mengatakan bahwa generasi millenial akan menjawab semua tantangan kedepan. Syaratnya adalah harus berani merubah nasib dari sekarang, dan berani mengambil keputusan untuk menjadi orang sukses di masa muda, dengan meninggalkan kegiatan-kegiatan yang tidak produktif. (SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.