Sudah 10 Hari Macet, Warga Unter Gedong Kesulitan Air PDAM

oleh -29 views

SUMBAWA BESAR, SR (04/06/2018)

Sudah 10 hari ini, warga di Dusun Unter Gedong, Desa Uma Beringin, Kecamatan Unter Iwis, Kabupaten Sumbawa, kesulitan mendapatkan air bersih. Pasalnya air PDAM yang menjadi langganan warga setempat, macet. Biasanya air PDAM itu mengalir dua hari sekali itupun air tersuplay dari pukul 01.00—04.00 dinihari. Masyarakat ‘dipaksa’ begadang untuk menampung air di bak penampungan agar bisa digunakan untuk keperluan sehari-hari. “Tapi sekarang sudah 10 hari atau lebih dari seminggu air tidak mengalir setetespun,” keluh Mila—salah seorang ibu rumah tangga yang mengaku sudah 4 tahun menjadi pelanggan PDAM, Senin (4/6)

Persoalan itu diakuinya sudah dilaporkan kepada petugas yang biasa menagih rekening air. Petugas ini berjanji akan menyampaikan keluhan tersebut kepada pihak manajemen. Namun sampai sekarang belum ada pihak PDAM menindaklanjuti keluhan ibu muda ini. “Dalam beberapa hari ini saya jarang mandi, bahkan gara-gara air macet kadang saya terlambat datang ke kantor,” aku ibu dua anak ini.

Untuk mandi, dia bersama anak-anaknya harus ke rumah orang tuanya di wilayah Kelurahan Lempeh yang jaraknya cukup jauh. Ia menyesalkan sikap acuh PDAM ketika ada pelanggan yang mengeluh, tapi sangat agresif ketika tiba saat penagihan. “Harusnya imbang, nagih lancar air pun juga lancar,” tukasnya.

Mila yang akrab disapa Mama Farozy ini berharap persoalan air macet ini dapat segera teratasi. Pemerintah daerah melalui leading sector terkait harus turun, karena masalah ini dirasakan oleh semua pelanggan PDAM di lingkungannya. “Mungkin juga merata di beberapa wilayah lainnya,” ujarnya.

Baca Juga  Disos Sumbawa Salurkan 40.000 Telur dari PT Charoen Pokphand Jaya Farm

Plt. Direktur PDAM Sumbawa, Tajuddin yang dikonfirmasi SAMAWAREA, mengakui kondisi tersebut. Selama beberapa hari kemarin, pihaknya melakukan ujicoba mesin pompa Brang Bara untuk mengatasi kekurangan debit air yang tersuplay dari pusat (Semongkat) ke sejumlah pelanggan di dalam Kota Sumbawa dan sekitarnya. Ujicoba ini sudah selesai dan pihaknya masih mencari posisi air agar tersuplay secara merata. Sebab ada daerah yang debit airnya besar, ada daerah yang tidak ada samasekali. “Ini yang kita cari posisinya biar air tersuplay merata,” jelasnya.

Dengan pembenahan yang dilakukan secara massif ini, Tajuddin mengaku wilayah Labuhan Sumbawa yang selama ini tidak terairi PDAM, kini sudah lancar. Sedangkan untuk wilayah Unter Gedong dan Desa Kerato secara umum akan diperhatikan. Rencananya PDAM akan menurunkan tim, Senin (4/6) nanti malam guna melakukan pengecekan sejauhmana kondisi suplay air di wilayah tersebut. “Intinya kami berusaha agar air PDAM tersuplay ke pelanggan dalam waktu 24 jam, harapan kami tidak ada lagi dua hari sekali apalagi sampai 10 hari tidak mendapatkan air,” pungkasnya. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.