BPJS Kesehatan Siap Berikan Kenyamanan Pelayanan Selama Mudik Lebaran

oleh -20 views

SUMBAWA BESAR, SR (05/06/2018)

Sebentar lagi akan memasuki libur atau cuti bersama Lebaran Idul Fitri 1439 H. Masa liburan ini terbilang cukup panjang dari H-8 hingga H+8. Tentu hal ini disambut sukacita dan dimanfaatkan sebagian besar masyarakat untuk mudik ke kampung halamannya. Namun muncul kekhawatiran masyarakat terkait dengan pelayanan publik. Sebab lazimnya di masa libur ini, pelayanan perkantoran tutup. Tapi kekhawatiran masyarakat ini ditepis Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Selama libur panjang ini, pelayanan BPJS Kesehatan tetap dibuka. Masyarakat akan terlayani petugas BPJS-Kes baik untuk keperluan pengurusan kartu hingga pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan baik tingkat pertama maupun lanjut atau klinik dan dokter keluarga yang bekerjasama dengan BPJS. Hal ini disampaikan Baiq Soraya Widiyanti—Pjs. Kepala BPJS Kesehatan Perwakilan Kabupaten Sumbawa dalam jumpa persnya di kantornya, Senin (4/6).

Selama libur atau cuti bersama ini, ungkap Baiq Yanti—sapaan akrabnya, BPJS Kesehatan meluncurkan program “Mudik Nyaman Bersama BPJS Kesehatan”. Tujuannya ikut menyambut dan mendukung peserta JKN-KIS yang melaksanakan mudik. Memastikan peserta JKN-KIS yang melaksanakan mudik mendapatkan jaminan atau akses finansial ke fasilitas kesehatan apabila dibutuhkan. Selain itu memastikan peserta JKN-KIS dapat mengakses informasi yang diperlukan selama melakukan mudik. “Pelayanan kesehatan bagi peserta JKN-KIS selama libur lebaran 2018 yaitu H-8 sampai H+8 (7—23 Juni),” kata wanita ramah ini.

Sepanjang liburan ini, peserta JKN-KIS (dalam dan luar wilayah) dapat memperoleh pelayanan kesehatan pada Puskesmas yang membuka pelayanan kesehatan sekurang-kurangnya tiga kali kunjungan. Apabila tidak terdapat FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama) yang dapat memberikan pelayanan, atau peserta membutuhkan pelayanan di luar jam buka layanan FKTP maka peserta dapat dilayani di IGD Rumah Sakit untuk mendapatkan pelayanan medis dasar. Pada keadaaan kegawatandarurat seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan penanganan pertama kepada peserta JKN-KIS jatuh pada masa libur lebaran. Kemudian, lanjut Baiq Yanti, bagi peserta JKN-KIS penderita penyakit kronis, pengambilan obat dapat diambil lebih awal dari jadwal pengambilan obat sebagaimana biasanya. “Teknisnya, obat penyakit kronis bagi peserta JKN-KIS diberikan maksimum untuk 30 hari sesuai indikasi medis dan mengacu pada Formularium Nasional. Dalam hal jadwal pengambilan obat penyakit kronis peserta JKN-KIS jatuh pada masa mudik lebaran, maka jadwal pengambilan obat penyakit kronis dapat disesuaikan menjadi lebih awal dengan ketentuan. Untuk obat Program Rujuk Balik (PRB) maka peserta JKN-KIS dapat mengambil obat di Apotek PRB sesuai dengan resep obat PRB dari dokter FKTP. Untuk obat penyakit kronis di FKRTL maka Peserta JKN-KIS dapat mengambil obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit atau Apotek yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan sesuai dengan resep obat penyakit kronis dari dokter spesialis di FKRTL,” jelasnya.

Baca Juga  Tim Kabupaten Pulangkan Tiga Kluster Gowa, 1 di RSMA dan 2 di Hotel Suci

Baiq Yanti dalam kesempatan itu juga menjelaskan mengenai pelayanan khusus bagi peserta JKN-KIS di kantor cabang BPJS Kesehatan. Pelayanan khusus ini diberikan selama libur lebaran pada tanggal 11, 12, 13, 14, 18, 19, 20 Juni 2018 dimulai pukul 08.00 hingga 12.00 waktu setempat. Pada kantor kabupaten/kota yang tidak membuka pelayanan selama libur lebaran maka kebutuhan peserta atas pelayanan administrasi kepesertaan dan denda dilakukan melalui koordinasi dan komunikasi antara PIC rumah sakit dengan petugas piket.

BPJS Kesehatan juga memberikan pelayanan khusus untuk bayi yang baru lahir. Pelayanan ini diberikan untuk pendaftaran Bayi Baru Lahir PPU anak pertama sampai anak ketiga. Pendaftaran Bayi Baru Lahir yang ditanggung PBI–APBN. Kemudian pelaporan kelahiran bayi yang sudah didaftarkan saat masih dalam kandungan. Serta pendaftaran PBPU dengan rekomendasi Dinas Sosial.

Pada kegiatan yang dihadiri Direktur RSUD dr. Dede Hasan Basri dan Ketua PWI Sumbawa, Jamhur Husain ini, Baiq Yanti menyinggung mengenai kartu tidak aktif karena terlambat atau belum bayar iuran. Ia mengingatkan dengan disiplin membayar iuran, peserta akan memperoleh perlindungan jaminan kesehatan setiap saat bagi diri dan keluarganya. Apabila terlambat atau lupa membayar iuran sehingga kartu JKN-KIS miliknya tidak aktif, maka diberikan denda. Dan selama liburan ini BPJS memberikan pelayanan denda dengan ketentuan. Yakni pelayanan denda diberlakukan kepada peserta JKN-KIS yang menunggak dan dirawat inap. Peserta yang terkena denda layanan, maka dapat melapor kepada PIC RS (admission RS). Selanjutnya PIC RS berkoordinasi dengan petugas piket di Kantor Cabang BPJS Kesehatan.

Baca Juga  Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Ruang VIP/VVIP RS Bhayangkara Dibangun

Untuk memberikan kemudahan masyarakat selaku peserta JKN-KIS selama masa liburan ini, BPJS Kesehatan memiliki aplikasi mudik BPJS Kesehatan. Aplikasi ini memiliki beragam fitur di antaranya nomor telepon darurat dan nomor telepon layanan informasi (BPJS Kesehatan), lokasi Kantor BPJS Kesehatan terdekat, fasilitas mitra BPJS Kesehatan, tanya-jawab, info,  tips, lokasi Public Area (Pom Bensin, ATM, Bengkel, Masjid, Restoran, Kantor Polisi, dan lainnya), Mobile JKN (link), dan media social BPJS Kesehatan. Di samping itu, BPJS Kesehatan membuka beragam kanal informasi dan pengaduan bagi peserta JKN-KIS. Seperti Care Center 1500400 selama 24 jam, facebook, Twitter, aplikasi mobile JKN, Layanan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR), dan Aplikasi Mudik Lebaran. “Intinya kami siap memberikan pelayanan kepada peserta JKN-KIS selama masa liburan atau cuti bersama lebaran. Tentunya masyarakat akan merasakan kenyamanan pelayanan mudik lebaran bersama BPJS,” ujar Baiq Yanti.

Sementara itu Direktur RSUD Sumbawa, dr. Dede Hasan Basri menyatakan bahwa pelayanan RSUD tetap dibuka dalam waktu 1×24 jam selama libur atau cuti bersama. Karena itu dr. Dede yang baru menjabat seminggu sejak dilantik 28 Mei lalu ini berharap pelayanan RSUD sejalan dengan pelayanan  BPJS demi memberikan kemudahan kepada masyarakat. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.