Tender Aneh, yang Ajukan Dua yang Muncul Empat Rekanan

oleh -9 views
Kabag LPBJP Setda Sumbawa, Abdul Malik, S.Sos,

SUMBAWA BESAR, SR (06/04/2018)

Selain empat paket proyek jembatan gagal tender, ada satu lagi proyek yang bernasib serupa. Yakni Proyek Perencanaan Pembangunan Gudang Garam di Teluk Santong, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa. Digagalkannya tender oleh LPBJP karena terjadi kesalahan yang terbilang unik dan baru pertamakali terjadi sepanjang dilaksanakannya tender di Kabupaten Sumbawa.

Kabag LPBJP Sumbawa, Abdul Malik S.Sos yang dikonfirmasi SAMAWAREA, Jumat (6/4) mengakui keanehan yang terjadi pada proses tender proyek perencanaan pembangunan gudang garam di Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kabupaten Sumbawa ini. Dalam proses tender, ada dua penawaran dari dua kontraktor yang masuk. Namun ketika proses ini ditutup, tanpa diduga muncul di data 4 penawaran dari 4 kontraktor. Artinya ada penambahan dua penawaran. Seharusnya ini tidak boleh terjadi, karena ketika sudah ditutup tidak mungkin ada penawaran yang bisa masuk. “Ini aneh tapi lucu, sudah ditutup kok masih bisa masuk penawaran. Anehnya lagi dua penawaran yang masuk pasca penutupan ini nilai penawarannya lebih rendah dari dua penawaran yang masuk sebelumnya. Sebab ketika tender ditutup, dokumen penawaran rekanan yang masuk bisa diakses oleh siapapun. Karena sistemnya online menggunakan versi baru 4.2 yang lebih transparan. Nah curiga kami di sini, dia sudah lihat penawaran temannya, lalu dia ajukan dengan penawaran terendah,” selidik Malik yang saat itu didampingi Kabag Humas dan Protokol, M Lutfi Makki S.Pd., M.Si.

Baca Juga  Layanan Operasional Lion Air Group Normal Kembali  

Agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari, Malik mengaku langsung membatalkan tender proyek tersebut. Selanjutnya menyelidiki penyebab dari keanehan kesalahan itu dengan mengutus tim ke Lombok Tengah—sebagai pusat server di NTB ini. “Kami mengutus Tim Ahli dari LPSE dan Pokja ke Loteng untuk mendeteksi kesalahan itu,” kata Malik, seraya mengakui bahwa kesalahan seperti ini memang baru pertamakali terjadi di Sumbawa, namun sudah pernah terjadi di beberapa daerah lainnya. (JEN/SR)

 

bankntb BPSK

No More Posts Available.

No more pages to load.