1.150 Guru Terancam Tidak Menerima Tunjangan Profesi

oleh -27 views
Kasi Pendidik Pendidikan Dasar Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, Sutan Syahril, S.Sos.

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS DIKBUD KABUPATEN SUMBAWA PADA PROGRAM PENINGKATAN KOMPETENSI, SERTIFIKASI DAN KARIR GURU 

SUMBAWA BESAR, SR (24/03/2018)

Pemerintah telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) pembayaran tunjangan profesi tahun 2018. Namun dari 2.036 calon penerima tunjangan, hanya 886 yang memenuhi syarat. Sementara 1.150 lainnya belum memenuhi syarat. “Salah satu syarat utama yang belum terpenuhi ini adalah guru-guru tersebut belum memenuhi 24 jam mengajar,” ungkap Kasi Pendidik Pendidikan Dasar Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, Sutan Syahril, S.Sos.

Ia meminta para guru baik yang sudah terbit SK maupun yang belum, untuk mengecek data di SIM-PKB masing-masing. Bagi yang bermasalah masih diberikan kesempatan untuk memperbaiki datanya di Dapodik. Menurutnya, pembayaran tunjangan profesi triwulan pertama ini akan dilakukan April mendatang. Sementara untuk tunjangan daerah khusus dan insentif guru non PNS masih dalam tahap pengusulan. Jumlah guru yang masuk nominasi sebanyak 200 orang untuk kedua tunjangan tersebut. “Datanya bersumber dari data Dapodik keadaan akhir Februari 2018,” imbuhnya.

Untuk daerah khusus, tunjangan diberikan satu kali gaji. Sedangkan insentif guru non PNS sebesar Rp 300.000 per bulan. “Jadi yang diusulkan Dikbud itu 200 orang. Tahun lalu yang diterima hanya 70 orang baik tunjangan khusus maupun insentif guru non PNS,” tandasnya.

Jumlah penerima kedua insentif ini bisa saja bertambah atau berkurang, tergantung finalisasi dari pusat. “Kalau Sumbawa bisa saja bertambah, dengan catatan ada daerah lain yang tidak membutuhkan insentif ini dan bersedia mengalihkannya. Tapi kita jangan berandai-andai dululah. Sekarang kita berharap yang diusulkan tahun ini bisa diterima semuanya,” kata Sutan Syahril.

Baca Juga  Tim Dikyasa Sukses Kampanye MSRF di SMK Farmasi Sumbawa

Lalu bagaimana dengan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2018 ? Untuk program PPG ini tambah Sutan Syahril, pendaftarannya kembali dibuka. Sebelumnya pendaftaraan dibuka sampai tanggal 3 Maret. Namun kini diperpanjang hingga 31 Maret mendatang. Pendaftaraan ini dibuka kembali lantaran kuota nasional sebanyak 70.000 belum terpenuhi. Di Kabupaten Sumbawa sendiri dari 212 peserta baru 13 di antaranya yang dinyatakan lulus. (JEN/SR/*)

iklan bapenda