Bupati KSB dan Kapolda Adu Lawas di Sertijab Kapolres KSB

oleh -14 views

SUMBAWA BARAT, SR (23/03/2018)

Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H.W. Musyafirin MM dan Kapolda Nusa Tenggara Barat Brigadir Jendral Polisi Drs. Firli M.Si mengungkapkan rasa rindu dengan beradu lawas (pantun Samawa) di acara pisah kenal Kapolres Sumbawa Barat.

Dalam sambutan pertama dari Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H.W Musyafirin MM menyampaikan lawas dengan suara terbata-bata menahan kesedihan melepas Andi Hermawan yang dianggap sebagai mitra yang begitu harmonis dalam membangun KSB. “Lamen sia dunung notang, soe santek bonga bintang, pang bulan berembug mata (kalau Bapak Andi yang duluan rindu, singkap sedikit atap rumah, pandang bulan, di bulan akan ketemu mata kita)”.

Orang nomor satu di KSB ini juga menyampaikan kesan yang luar kepada Andi Hermawan beserta keluarganya. Selama 22 bulan lebih berada di tengah-tengah masyarakat, KSB merasa terbantu dalam upaya pemda setempat memenuhi hak-hak dasar masyarakat untuk hidup aman dan nyaman. “Kami merasa terbantu dengan keberadaan beliau (AKBP Andi). Setiap persoalan selalu dikoordinasikan terutama dalam menggerakan partisipasi masyarakat sebagai tulang punggung menjaga ketertiban keamanan,” aku Bupati.

Meski demikian eksklusif selalu dihindari dan diarahkan ke pertemuan horizontal. Sikap individual digeser menjadi sikap sosial, wujudnya setiap malam Jumat diadakan yasinan bersama masyarakat. Langkah ini dilakukan agar pimpinan KSB termasuk Kapolres lebih dekat dengan masyarakat. “Setiap instrument yang kami lakukan, pihak kepolisian selalu hadir. Apalagi Pak Andi selalu merangkul agen-agen PDPGR, sehingga sekecil apapun potensi yang terjadi bisa diantisipasi sedini mungkin. Dengan kerja keras ini, alhamdulillah KSB tetap menjadi daerah zero horizontal konflik,” paparnya, seraya berharap apa yang sudah dilakukan AKBP Andi dapat dilanjutkan penggantinya AKBP Mustofa bahkan lebih baik lagi.

Baca Juga  Dukung Program Pembangunan, TNI, Polri dan Pemda Bersinergi

Di tempat yang sama Kapolda NTB Brigjen Drs. Firli M.Si juga menyampaikan sajaknya dengan judul Kerinduan Tak Bertepi. “Jikalau hatiku rindu maka kutatap bulan di atas sana pupuslah kerinduanku. Jikalau aku rindu kepada anak dan isteriku maka akan aku belai rambutnya habislah kerinduan. Jikalau aku rindu kepada Rasulullah maka temui dan santuni anak yatim terobatilah rinduku. Ada sebuah kerinduan yang saya harapkan adalah kerinduan kepada Allah SWT maka akan kutunaikan kewajibanku maka habislah kerinduanku. Namun kerinduan yang tidak bertepi adalah kerinduan menjadi seorang pemimpin mampu membawa yang dipimpin kearah kebaikan”. Ini untuk mengobati kerinduan yang dirasakan oleh Bupati KSB,” kata Kapolda.

Kapolda mengingatkan bahwa setiap pertemuan pasti ada perpisahan. Saat pertemuan terasa lebih pendek dari perpisahan. Yang harus dipastikan ketika bertemu adalah melakukan hal bermanfaat, agar saat perpisahan tidak ada penyesalan. “Maka yang akan ditinggalkan pasti akan selalu ingin bersama, dan itulah yang terjadi saat ini, prestasi Pak Andy membuat pemimpin KSB terhegemoni melepas dengan isak tangis kesedihan,” ujarnya.

Selaku Kapolda NTB sudah memikirkannya sehingga berusaha dengan keras mencari pengganti yang setara dengan AKBP Andi. (HEN/SR)

iklan bapenda