Bupati Minta Dinas Terkait Bersinergi Kelola Sampah

oleh -0 views

SUMBAWA BESAR, SR (21/03/2018)

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara I melaksanakan Workshop Pengelolaan Limbah Sampah “3R” (Reduce, Reuce and Recycle) Rabu (21/3). Hadir pada acara yang digelar di Aula Hotel Sernu ini Bupati Sumbawa, Wakil Ketua DPRD, Kepala Balai BWS Nusa Tenggara I, Pimpinan OPD terkait yakni Dinas PUPR, Dinas PRKP, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Bappeda, Dinas Lingkungan Hidup, PKK, Dharma Wanita Persatuan Sumbawa, Komunitas Lingkungan Hidup, dan Komunitas Peduli Lingkungan.

Bupati Sumbawa HM Husni Djibril B.Sc menyampaikan bahwa masalah pengelolaan sampah sangat penting, mengingat persoalan sampah tidak ada habisnya, karena setiap hari masyarakat selalu menghasilkan sampah. Namun sayangnya tidak banyak orang yang peduli tentang sampah, terlebih tentang bagaimana mengelola sampah agar menjadi ramah lingkungan. Bahkan Bupati mencontohkan banyak orang yang membuang sampah sembarangan tanpa mempedulikan akibat yang ditimbulkan. “Saat ini Sumbawa kebanjiran sampah, bahkan sampah sudah menutup area sungai, masalah air merupakan masalah besar, ketika telah terjadi pencemaran lingkungan,” ungkap Bupati, seraya meminta dinas terkait agar saling bersinergi sehingga permasalahan sampah bisa teratasi dan diantisipasi.

Bupati berharap kegiatan workshop tersebut bisa menjadi tonggak awal perjalanan masyarakat Sumbawa untuk menjadikan sampah sesuatu yang bermanfaat dan dapat membawa hasil positif bagi Kabupaten Sumbawa. Diharapkan pula dapat tercipta inovasi-inovasi, dengan merubah sampah dari yang tidak berguna menjadi material yang memiliki nilai ekonomis yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, dan mengolah sampah menjadi material yang tidak membahayakan lingkungan hidup.

Baca Juga  Rintihan Siswa Sekolah Terpencil Adalah Fakta, Bupati: Harus Diwujudkan

Sementara itu, Ketua Panitia Ir. Lalu Rahmadani, MT melaporkan bahwa workshop yang diikuti 200 orang peserta tersebut akan membahas penerapan sistem 3R (reduce, reuce, recycle). Karena sistem 3R sampai saat ini masih menjadi cara terbaik dalam mengelola dan menangani sampah dengan berbagai permasalahannya. Penerapan kegiatan mengurangi sampah, guna ulang sampah dengan menggunakan kembali sampah yang digunakan, dan mengelola kembali sampah dengan mendaur ulang sampah merupakan prinsip utama dari pengelolaan sampah berwawasan lingkungan. Sistem 3R dapat dilakukan kapan dan dimana saja setiap hari tanpa biaya. Langkah awal yang dapat dilakukan salah satunya dengan membentuk bank-bank sampah di lingkungan tempat tinggal. (SR)

DPRD DPRD