Ranperda Inisiatif DPRD Solusi Terwujudnya Kesejahteraan Masyarakat

oleh -8 views

SAMAWAREA PARLEMENTARIA KERJASAMA DENGAN DPRD KABUPATEN SUMBAWA

SUMBAWA BESAR, SR (16/03/2018)

DPRD

Sosialisi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) inisiatif DPRD Kabupaten Sumbawa terus berlanjut. Kamis (15/3) kegiatan yang dikomandani pimpinan DPRD ini berlangsung di beberapa tempat di antaranya Kecamatan Moyo Utara. Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Camat setempat ini dihadiri Dr. Drs. A. Rachman Alamudy SH M.Si selaku komandan rombongan, Syamsul Fikri S.Ag M.Si (Ketua Komisi I DPRD), Ida Rahayu S.AP (Ketua Komisi IV), dan anggota lainnya, Agus Salim, Adizul Sahabuddin SP, Hamzah Abdullah dan Khaeril. Ada 8 Raperda yang dibedah yaitu Ranperda Kepariwisataan Daerah, Ranperda Penataan Irigasi, Ranperda Sumur Resapan, Ranperda Pencegahan dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkotika, Ranperda Drainase Perkotaan dan Perdesaan, Ranperda Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, Ranperda Kawasan Pengembangan Hortikultura, dan Ranperda BUMDes (Badan Usaha Milik Desa).

Camat Moyo Utara, Tajuddin SH saat membuka kegiatan itu mengatakan, bahwa kehadiran tim sosialisasi dari DPRD Sumbawa yang didampingi pejabat dinas terkait, dinilai sebagai bentuk apresiasi terhadap kemajuan di wilayahnya. Dengan keberadaan Ranperda ini diharapkan dapat mendorong percepatan pembangunan di daerahnya yang sebagian besar penduduknya sebagai petani. Untuk diketahui lahan pertanian di wilayahnya ini sangat potensial. Masyarakat dengan giat menanam jagung yang tersebar di 3.000 hektar lahan. Jika diuangkan, produksi jagung ini bisa mencapai miliaran rupiah. Karena itu pihaknya telah menjalin kerjasama dengan Bank NTB untuk merealisasikan program Gemar Menabung. Selain pertanian, Moyo Utara juga tengah giat-giatnya menggali potensi pariwisata, mengeliatkan kiprah BUMDes, dan pemberantasan narkoba. Untuk itu keberadaan Ranperda yang disosialisasikan ini sangat tepat dan berkorelasi positif. “Ini kesempatan bagi masyarakat untuk memberikan masukan bagi penyempurnaan Ranperda sebelum ditetapkan sebagai Perda. Tentunya masukan ini bermuara pada terciptanya kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

Baca Juga  Ketua Nasdem Minta BPK Obyektif Audit Proyek Jalan Sumbawa

Sementara Ketua Rombongan, Dr. Drs. A. Rahman Alamudy SH M.Si memastikan bahwa Ranperda yang disosialisasikan ini untuk kepentingan masyarakat dan daerah. Karenanya sosialisasi ini dimaksudkan untuk mengajak masyarakat terlibat. Ini sangat penting dalam upaya membangun pengetahuan masyarakat, dan mendorong partisipasi masyarakat dalam mendukung terakomodirnya kepentingan masyarakat.

Seperti Ranperda Kepariwisataan Daerah. Ini diusulkan dengan menimbang bahwa kepariwisataan merupakan bagian integral dan pembangunan daerah yang harus dilakukan secara sistematis, terencana, terpadu, berkelanjutan, dan bertanggung jawab dengan tetap mengangkat dan melindungi nilai-nilai agama, budaya dan adat istiadat yang hidup di tengah masyarakat. Selain itu memperhatikan kelestarian dan mutu lingkungan hidup serta karakteristik dan kepentingan daerah.

Kemudian Ranperda Penataan Irigasi, dinilai bahwa irigasi sangat dibutuhkan dalam mendukung produktivitas usaha tani dan mendukung pertumbuhan perekonomian daerah. Karena itu irigasi perlu diatur dengan baik agar produksi pertanian dapat ditingkatkan sehingga dapat mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat khususnya petani.

Ranperda Sumur Resapan juga tak kalah pentingnya. Ini salah satu upaya melestarikan air tanah, salah satunya membuat sumur resapan yang berfungsi sebagai tempat untuk menampung dan menyimpan curahan air hujan sehingga dapat menambah kandungan air tanah.

Selanjutnya Ranperda Pencegahan dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkotika, ini dilatarbelakangi semakin meluasnya peredaran gelap narkotika, psikotropika dan zat aditif lainnya sekaligus melindungi masyarakat dari bahaya penyalahgunaannya sehingga harus dilakukan upaya pencegahan dan penanggulangannya.

Baca Juga  Tingkatkan Perpustakaan Berbasis IT, Sumbawa Gandeng Coca-cola

Ranperda Drainase Perkotaan dan Perdesaan. Menurut Ranperda ini, pemanfaatan ruang mengacu pada fungsi ruang yang ditetapkan dalam rencana tata ruang dilaksanakan dengan mengembangkan penatagunaan tanah, air, udara dan sumberdaya alam lain.

Ranperda Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, ini sebagai upaya mewujudkan Kabupaten Sumbawa yang bersih elok sehat aman dan rapi serta meningkatkan kesadaran, kepatuhan, ketaatan dan peran serta masyarakat dalam menjaga pemanfaatan sarana prasarana fasilitas umum diperlukan perangkat kebijakan demi melindungi kepentingan seluruh masyarakat.

Di bagian lain sosialisasi itu juga dijelaskan Ranperda tentang Kawasan Pengembangan Hortikultura. Hampir semua daratan Sumbawa di luar wilayah kawasan hutan memiliki potensi yang layak untuk kawasan pengembangan tanaman hortikultura. Keberadaan wilayah budidaya hortikultura saat ini masih terbatas sehingga berpengaruh terhadap angka produksi petani yang masih minim di bidang hortikultura.

Terakhir, Ranperda BUMDes (Badan Usaha Milik Desa). Desa memiliki hak asal usul dan hak tradisional dalam mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat serta berperan mewujudkan cita-cita kemerdekaan. Selain itu dalam rangka menumbuhkembangkan dan menggerakkan perekonomian desa, meningkatkan pendapatan asli desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta untuk mewadahi berbagai kegiatan usaha ekonomi yang ada di desa. Pemerintah desa dapat mendirikan BUMDes sesuai dengna kebutuhan dan potensi desa. (JEN/SR/*)

 

DPRD DPRD