Proyek Air Bersih 3,8 Milyar Ditolak Warga

oleh -6 views

SUMBAWA BESAR, SR (16/03/2018)

Masyarakat Kecamatan Lenangguar menolak hasil pengerjaan Proyek Air Bersih di Kuang Jeringo, Kecamatan Lenangguar, Kabupaten Sumbawa. Pasalnya proyek yang tuntas dikerjakan November 2017 lalu itu tidak dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Selain itu pengerjaan proyek senilai Rp 3,8 milyar ini dinilai asal-asalan. “Hasil pengerjaannya sangat mengecewakan karena tidak dapat dimanfaatkan,” kata Kades Lenangguar, Asraruddin kepada SAMAWAREA, Kamis (15/3) kemarin.

Proyek air bersih ini dikerjakan BWS melalui kontraktor di Pulau Lombok. Namun sayang, airnya belum bisa dimanfaatkan masyarakat setempat. Dengan tidak berfungsinya fasilitas air bersih ini, ungkap Asraruddin, memunculkan sinyalemen proyek tersebut tidak sesuai spesifikasi teknis.

Indikasinya beber Kades Asraruddin, ada sekitar 1 kilometer panjang pipa distribusi air tidak tertanam. Selebihnya tertanam tapi tidak maksimal. Dari seharusnya kedalaman 60 cm yang tertanam hanya sekitar 20 cm dan secara kasatmata pipa itu terlihat. Belum lagi bak penampung air yang berada di tiga dari 7 titik, merembes. Termasuk penyambungan pipa ketika dialiri air merembes dan jebol. Tentu saja pihaknya bersama masyarakat menolak hasil pengerjaan tersebut. “Kami bersama Pak Camat sudah melaporkan kondisi ini disertai bukti dan alasan penolakan warga kepada kepada Bupati Sumbawa. Kami berharap Bupati tidak menerima hasil dari proyek itu. Sebab hasil pekerjaannya tidak sesuai apa yang diharapkan dan belum bisa dimanfaatkan masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga  Setelah Kades Kemuning Dikerangkeng, Polres KSB Bidik 6 Desa Lain

Berdasarkan laporan ini, sambung Kades, tim dari provinsi, Pemda, Pemdes dan perwakilan BWS turun ke lapangan melakukan pengecekan. Kepada mereka, Asraruddin mengaku telah memberikan penjelasan sedetil-detilnya. (JEN/SR)

 

DPRD DPRD