Catut Nama Kasi Intel Tipu Kontraktor Talud

oleh -1 views

SUMBAWA BESAR, SR (14/03/2018)

Penipuan dengan mencatut nama pejabat masih saja terjadi. Bahkan nama pejabat yang sudah pindahpun dimanfaatkan pelaku untuk menyasar korban. Seperti dialami dua orang kontraktor, Faruk dan Nasir—rekanan yang mengerjakan Proyek Talud Pengaman Pantai Dusun Patedong dan kini tengah disidik pihak Kejaksaan Negeri Sumbawa. Dalam aksinya, penipu yang menghubungi dua korbannya ini mengaku mantan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Sumbawa, Erwin Indrapraja SH MH. Pelaku yang menggunakan nomor kontak 082187385482 tersebut meminta keduanya mentransfer uang masing-masing sebesar Rp 5 juta. Beruntung keduanya curiga dan tidak menuruti permintaan pelaku.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumbawa, Paryono SH yang dikonfirmasi Rabu (14/3) memastikan oknum yang menghubungi kedua kontraktor itu adalah penipu. Karena itu ia meminta kontraktor maupun siapa saja yang dihubungi oknum tertentu yang mengaku dari kejaksaan mengenai perkara yang sedang ditangani untuk tidak dilayani. “Kalau ada yang meminta sesuatu dengan menjanjikan perkara berhenti atau diurus, itu tidak benar. Itu penipuan semuanya,” ujar Kajari.

Saat ini pihaknya sudah meningkatkan status tiga kasus dugaan korupsi ke penyidikan. Apabila ada seseorang yang menghubungi masyarakat dan meminta sesuatu dengan iming-iming akan mengurus perkara yang kini ditangani kejaksaan, untuk diabaikan. Terkait pencatutan nama mantan Kasi Intel Kejaksaan Sumbawa, Kajari akan berkoordinasi dengan penyidik kepolisian untuk mengusutnya dan berharap pelakunya bisa diungkap.

Baca Juga  Polsek Lape Gulung 6 Tersangka Curanmor

Bantahan senada dari mantan Kasi Intel Kejari Sumbawa, Erwin Indrapraja SH MH yang dikonfirmasi terpisah. Erwin mengaku heran, namanya masih dicatut meski dia sudah berpindah tugas. “Itu fitnah dan tidak benar. Saya minta tidak digubris,” tukas Erwin.

Erwin mengaku tidak pernah menghubungi Faruk dan Nasir apalagi bertemu keduanya. Apalagi proses hukum kasus itu sudah berjalan. (JEN/SR)

iklan bapenda