Kasus KUR, Bank NTB Sumbawa Serahkan ke Kantor Pusat

oleh -24 views
Pjs. Pimpinan Bank NTB Cabang Sumbawa, Abdul Hafith

SUMBAWA BESAR, SR (10/03/2018)

Kasus dugaan penyimpangan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank NTB Cabang Sumbawa masih terus didalami pihak Kejaksaan Negeri Sumbawa. Sebab diduga terjadi kredit macet sekitar Rp 2 Miliar. Beberapa debitur yang sudah dipanggil dan dimintai keterangan. Kejaksaan juga telah melayangkan surat panggilan kepada para pejabat bank milik daerah tersebut.

DPRD

Pjs. Pimpinan Bank NTB Cabang Sumbawa, Abdul Hafith yang dicegat di Kantor Kejari Sumbawa, Jumat (9/3) kemarin, belum bisa berkomentar banyak terkait kasus tersebut. Ia beralasan persoalan itu sudah diserahkan ke Bank NTB pusat. “Nantinya tim legal dari Bank NTB pusat akan turun untuk menangani persoalan ini. Tim dari pusat inilah yang akan memberikan jawaban mengenai penyaluran KUR itu. Yang jelas kami akan kooperatif,” ujar Hafith singkat.

Ditemui terpisah Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Sumbawa, Anak Agung Raka PD SH mengaku sudah melayangkan panggilan ke Bank NTB Cabang Sumbawa. Rencananya, seorang pejabat bank tersebut akan dipanggil untuk dimintai keterangan, Senin besok.

Untuk diketahui, penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) di Bank NTB Cabang Sumbawa yang dipersoalkan ini terjadi dalam kurun waktu 2014 sampai 2017. KUR itu disalurkan kepada enam orang debitur dengan jumlah yang bervariasi mulai dari Rp 300 juta hingga Rp 500 juta dengan total senilai Rp 2 Miliar. Dalam perjalanannya terjadi kredit macet. Ini terjadi diduga karena prosedur pemberian kredit yang disinyalir tidak sesuai aturan. Untuk menangani kasus ini, pihak Kejaksaan Negeri Sumbawa telah membentuk tim khusus. (JEN/SR)

 

DPRD DPRD
Baca Juga  Bukit Labaong Representatif untuk Kejurnas Paralayang