H Ilham Siap Perjuangkan Aspirasi yang Belum Terakomodir Pemerintah

oleh -22 views
Wakil Ketua DPRD Sumbawa, H Ilham Mustami S.Ag

SUMBAWA BESAR, SR (09/03/2018)

Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Ilham Mustami S.Ag telah menyelesaikan kegiatan resesnya di 6 titik wilayah daerah pemilihannya yaitu Dapil I meliputi Tarano, Empang, Plampang, Maronge, dan Labangka. Dalam reses Masa Sidang I DPRD Sumbawa Tahun 2018 tersebut ternyata masih banyak aspirasi yang tercecer dan belum diakomodir pemerintah daerah di masa pemerintahan Husni–Mo.

Haji Ilham—sapaan politisi Hanura ini disapa kepada SAMAWAREA, Kamis (8/3) kemarin, mengakui hal itu. Ia menyebutkan ada titik yang disambangi yaitu Desa Sejari Kecamatan Plampang, Dusun Labu Ala Desa Brang Kolong Plampang, Jotang Beru dan Boal Kecamatan Empang, Desa Pemasar dan Desa Maronge Kecamatan Maronge. Dari enam titik ini banyak aspirasi yang disampaikan secara antusias oleh masyarakat. Di antaranya kondisi infrastruktur jalan dan infrastruktur pertanian yang mengalami kerusakan, krisis air bersih, dan kebutuhan listrik.

Seperti di Desa Sejari Plampang, warga mengusulkan kelanjutan pengerjaan hotmix ruas jalan Labu Ala—Jompong. Kemudian dibangunnya fasilitas air bersih karena masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Di Sejari juga mengusulkan adanya pemekaran desa, bantuan pembangunan masjid, Cekdam dan saluran irigasi.

Untuk di Desa Jotang Beru terutama Dusun Tero Kecamatan Empang, terdapat 100 kepala keluarga yang membutuhkan listrik dan pembangunan jalan hotmix sepanjang 7 kilometer. Selanjutnya di Desa Boal, warga meminta Haji Ilham merealisasikan pengerjaan jalan lingkungan, sumur bor dan sumur air dangkal. Desa Pemasar pun tak jauh beda, berharap dapat merealisasikan pembangunan infrastruktur pertanian yakni Cekdam Jembatan Limpas Uma Dene dengan bentangan sekitar 20 meter. Pasalnya dalam Musrenbang tingkat kabupaten kemarin sudah diberi Green Line oleh Bappeda dan diminta untuk dikawal. Sedangkan di Maronge, masyarakat menyuarakan kelanjutan pembangunan air bersih yang dibangun pada 2017 lalu melalui dana BWS di Desa Muer nsmun sampai saat ini belum dapat dimanfaatkan. “Hampir seluruh desa yang ada di pinggir jalan mengalami krisis air pada musim kemarau. Ini terlihat dengan banyaknya terpasang tandon penampung air milik BPBD Sumbawa mulai dari Desa Muer hingga Maronge,” imbuhnya.

Baca Juga  Gubernur Resmikan Dua Masjid di Lombok Utara

Secara keseluruhan, ungkap Haji Ilham, usulan masyarakat di wilayah timur Kabupaten Sumbawa yang diserap pada pelaksanaan reses ini yakni infrastruktur pertanian, cekdam, handtractor, jalan usaha tani (JUT), mesin air, saluran irigasi, air bersih, jembatan, serta pembangunan jalan hotmix di ibukota Kecamatan Maronge akan dijadikan prioritas untuk diperjuangkan. (JEN/SR)

iklan bapenda