Cek Jembatan Putus di Melung, Komisi II Siapkan Solusi

oleh -4 views

SUMBAWA BESAR, SR (07/03/2018)

Putusnya Jembatan Sela-Melung, Desa Batu Tering. Kecamatan Moyo Hulu, akibat dihajar banjir belum lama ini mendapat perhatian Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa. Pasalnya jembatan tersebut menjadi satu-satunya akses menuju desa setempat dan lalulintas aktivitas ekonomi masyarakat. Selasa (6/3) Anggota Komisi II Salamuddin Maula bersama masyarakat turun langsung melihat kondisinya.

Dalam kesempatan itu, Jalo—sapaan wakil rakyat tersebut mendesak pemerintah daerah melalui leading sektor terkait untuk cepat mengambil tindakan karena putusnya jembatan itu sangat berdampak terhadap masyarakat di Dusun Sela, dan Dusun Melung, Desa Batu Tering. Salah satu solusi untuk jangka pendek, saran Jalo, membangun jembatan alternative atau jembatan konvensional.

Untuk diketahui, ungkap politisi PKS ini, masyarakat setempat sebagian besar petani. Tidak lama lagi akan memasuki musim panen. Tanpa jembatan itu, mereka kesulitan memasarkan hasil pertaniannya ke ibukota kecamatan dan kabupaten. “Ini harus segera disikapi, kami secepatnya akan membahas masalah ini di tingkat fraksi maupun komisi dengan mengundang pihak-pihak terkait. Yang kami bahas bukan hanya Jembatan Melung tapi semua lokasi terdampak lainnya, seperti saluran Reban Orong Anok dan tebing pertanian dan pemukiman di wilayah yang sama ambruk,” tandas Jalo.

Sebagaimana diberitakan, Jembatan Dusun Sela Melung Kecamatan Moyo Hulu putus, 25 Februari lalu. Ini terjadi akibat banjir bandang yang menerjang wilayah tersebut setelah diguyur hujan deras. Selain jembatan putus, banjir ini juga merendam beberapa desa sekitarnya. Hasil pendataan terungkap beberapa fasilitas pengairan saluran Reban Orong Anok mengalami kerusakan sepanjang 200 meter. Selain itu tanaman padi seluas 30 hektar gagal panen, tebing pertanian dan pemukiman sekitar 300 meter ambruk, serta jembatan di Dusun Sela Melung putus. (JEN/SR)

DPRD DPRD
Baca Juga  Gubernur: Internet di NTB Semakin Ngebut