Reses, Ketua DPRD Sumbawa Identifikasi Usulan yang Tercecer

oleh -1 views

SAMAWAREA PARLEMENTARIA, KERJASAMA DENGAN DPRD KABUPATEN SUMBAWA

SUMBAWA BESAR, SR (05/03/2018)

Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Lalu Budi Suryata SP memilih Kelurahan Pekat, Kecamatan Sumbawa menjadi salah satu titik berikutnya dalam menyerap aspirasi masyarakat. Sebelumnya politisi PDIP ini mengawali Reses I Tahun 2018 tersebut di Kantor Camat Alas Barat, berlanjut di Kantor Desa Kalimango dan Kantor Camat Rhee. Berbagai usulan yang terserap dari masyarakat ujung barat Sumbawa ini. Sebagian besar aspirasi terkait dengan infrastruktur pendidikan dan kesejahteraan para guru. Usulan perbaikan gedung sekolah yang disampaikan guru dan kepala sekolah mulai PAUD, TK SD, dan SMP ini akan diupayakan berkoordinasi dengan leading sektor terkait. Demikian dengan perpustakaan dan meubeleur. “Saya akan perjuangkan di APBD 2019, infrastruktur sekolah di wilayah itu harus representatif bukan hanya bangunannya tapi juga meublernya,” kata Lalu Budi—sapaan mantan Ketua Komisi II DPRD Sumbawa ini disapa.

Setelah guru dan kepala sekolah, Lalu Budi mengaku menyapa semua kepala desa, tokoh masyarakat dan tokoh agama di Kecamatan Rhee. Pembangunan talut, jalan usaha tani dan bantuan sarana prasana pertanian menjadi usulan yang seksi di reses tersebut. Lalu Budi mengaku akan merealisasikan usulan itu sesuai skala prioritas dan ketersediaan anggaran. Jika tidak bisa dipenuhi tahun ini, maka akan diupayakan di tahun mendatang. “Alhamdulillah sekarang saya sudah di sini atas permintaan ibu-ibu,” kata Lalu Budi saat menggelar resesnya di Kelurahan Pekat, Senin (5/3) pagi.

Baca Juga  PKK NTB Kembali Gebrak Masker Sasar Kuripan

Beragama usulan yang disampaikan masyarakat Pekat yang sebagian kaum hawa. Mulai dari bakulan dan modal usaha berdagang, fasilitas kesenian untuk Karang Taruna hingga perbaikan mushollah. Terhadap usulan ini akan diperhatikan dan diperjuangkan pada 2019 mendatang. Bukan hanya melalui APBD Sumbawa, Lalu Budi berjanji akan berupaya mendapat dana APBD Provinsi.

Setelah dari Kelurahan ini, Budi akan melanjutkan resesnya di Labangka IV Kecamatan Labangka dan terakhir di Desa Padasuka Kecamatan Lunyuk. Ia akan menyisir sejumlah program usulan yang belum bisa diakomodir pemerintah Kabupaten melalui Musrenbangdes, Musrenbangcam dan Musrenbang Kabupaten. Dari resesnya di beberapa titik ternyata selam dua tahun masa pemerintahan Husni—Mo masih banyak yang tercecer, terlewatkan dan luput dari koordinasi dan komunikasi. Meski sudah diusulkan di Musrenbangdes dan Musrebangcam, namun sampai sekarang belum terealisasi. “Inilah yang menjadi salah satu tujuan reses, apa yang luput akan dijembatani untuk direalisasikan,” pungkasnya. (JEN/SR)

iklan bapenda