Doktor Zul Janji Bangun SDM NTB Sampai ke Desa

oleh -0 views

SUMBAWA BESAR, SR (03/03/2018)

Calon Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Zulkieflimansyah SE M.Sc berjanji akan meningkatkan kualitas SDM di NTB dengan cara membenahi dunia pendidikan. Cagub nomor urut tiga yang berpasangan dengan Sitti Rohmi Djalilah itu menyebut Zul-Rohmi akan menjamin pendidikan bagi anak-anak NTB mulai dari perkotaan sampai ke pelosok desa. “Membangun itu bukan hanya jalan yang bagus. Tapi sekolahnya juga. Membangun dari desa itu juga memberdayakan masyarakat. Tak boleh ada lagi anak-anak NTB yang putus sekolah,” kata Doktor Zul di Kecamatan Lopok, Sumbawa, Sabtu (3/2) siang.

DPRD

Pendidikan memang termasuk salah satu komitmen Gemilang dari Zul-Rohmi. Duet Cagub dan Cawagub yang diusung Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Demokrat itu ingin meningkatkan SDM dan Indeks Perbangunan Manusia (IPM) NTB dengan meningkatkan mutu sekolah sampai perguruan tinggi, mempermudah akses program beasiswa dan meningkatkan kemampuan serta keterampilan masyarakat untuk mengolah hasil bumi NTB.

Tujuan utama Zul-Rohmi meningkatkan kualitas pendidikan di NTB adalah agar masyarakat tidak menjadi penonton di negeri sendiri. Dalam beberapa waktu ke depan, NTB kata Doktor Zul akan terus menjadi incaran bagi para investor. Akan banyak berdiri hotel-hotel mewah, industri besar dan lain-lain. Dalam mengikuti kemajuan ini, Zul-Rohmi ingin masyarakat NTB ikut terlibat aktif, sehingga kemajuan NTB dapat dinikmati secara merata oleh masyarakat terutama dalam meningkatkan kondisi ekonomi. “Jangan sampai kita hanya menyaksikan saja kemajuan di provinsi kita ini. Jangan hanya jadi satpam atau jadi OB di kantor-kantor atau pabrik-pabrik. Tapi ikut terlibat dalam aktivitas pengolahan dan pengembangan,” ujar Doktor Zul.

Baca Juga  Koster akan Bangun Pabrik Pengolahan Padi di Jembrana

Untuk dapat terlibat secara aktif di industri besar yang akan hadir di NTB, kuncinya adalah kualitas SDM dan latar belakang pendidikan. Jika anak-anak NTB banyak menjadi insinyur dan sarjana-sarjana dari bidang studi lainnya akan mudah untuk bergabung dengan perusahaan-perusahaan ternama. Tak hanya itu, skill dan kemampuan yang ditempa di dunia pendidikan juga dapat membuka peluang bagi masyarakat NTB untuk menciptakan lapangan kerja dan dunia usaha sendiri. Untuk menghidupkan industri pengolahan menurut alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia itu tak harus dengan perusahaan besar. Tapi bisa dirintis dari industri rumah tangga dan industri menengah. (JEN/SR)

DPRD DPRD