Disaksikan Dunia Usaha, 285 Siswa SMKN 1 Sumbawa Unjuk Karya

oleh -30 views

SUMBAWA BESAR, SR (02/03/2018)

Meski sudah tidak menjadi penentu kelulusan, Ujian Nasional (UN) wajib hukumnya diikuti siswa agar bisa dinyatakan lulus. Khusus untuk jenjang SMK, selain UN siswa juga diharuskan mengikuti Uji Kompetensi Keahlian (UKK). Karena ujian yang lebih dikenal dengan istilah ujian praktek ini juga sama pentingnya. Bila salah satu di antaranya tidak diikuti, siswa bersangkutan dapat dipastikan tidak akan lulus. Untuk diketahui UUK Tahun Pelajaran 2017/2018, secara nasional digelar dari tanggal 26 Februari hingga 1 Maret.

Di SMK Negeri 1 Sumbawa, sebanyak 285 siswa yang mengikuti ujian tersebut. Ujian ini diikuti siswa dari 8 kompetensi keahlian yakni Akamodasi Perhotelan, Jasa Boga, Patiseri, Tata Kecantika Rambut, TKJ, Multi Media serta Usaha Perjalanan Wisata (UPW).

Dalam UKK ini siswa dari masing-masing program keahlian menampilkan hasil karya mereka di hadapan pelaku Dunia Usaha dan Dunia Industri (DU/DI). Selain itu, dalam kegiatan yang dipusatkan di aula sekolah setempat, Kamis (1/3), orang tua siswa juga diundang, agar mereka melihat langsung hasil karya anak-anaknya. “Sengaja kita undang orang tua siswa, biar mereka bangga dengan hasil karya anaknya. Kehadiran orang tua juga penting bagi sekolah, untuk menunjukkan kepada orang tua hasil pembinaan yang telah sekolah berikan kepada anak-anaknya,” ungkap Kepala SMK Negeri 1 Sumbawa, Asari S.Pd M.Pd saat ditemui usai kegiatan UKK.

Baca Juga  Najwa Shihab Beri Motivasi Agar Masyarakat NTB Gemar Membaca

Kritik dan masukan dari orang tua siswa menurutnya, sangat diharapkan melalui kegiatan ini, untuk dapat dijadikan evaluasi demi memperbaiki pelayanan pendidikan ke depan. Lebih lanjut mantan Kepala SMKN 1 Lunyuk ini mengatakan diundangnya DU/DI juga memiliki tujuan tersendiri. Lewat UKK ini sekolah ingin menunjukkan kepada DU/DI bahwa siswa telah memiliki kompetensi yang dibutuhkan dalam dunia kerja. Sehingga setelah lulus kelak, mereka dapat diterima bekerja. “Hasil karya siswa dalam UKK ini dinilai langsung oleh tim asesor. Yang ditampilkan juga tidak boleh sembarangan. Harus mengacu pada paket soal yang dipilih. Paket soalnya langsung dari pusat. Secara umum hasil karya siswa dalam UKK ini sudah baik,” terang Asari.

Agar lulusannya selalu diminati oleh dunia kerja dan demi terus meningkatkan kualitas pendidikan sambung Asari, sekolahnya akan terus menambah relasi dengan DU/DI selaku mitra. Termasuk juga menyelaraskan kurikulum SMK dengan tuntutan dunia kerja.

Selain dihadiri guru, pegawai, orang tua dan DU/DI, hasil unjuk karya siswa UKK SMK Negeri 1 Sumbawa kali ini dihadiri Kapolres Sumbawa, AKBP Yusuf Sutejo, SIK MT. (JEN/SR)

iklan bapenda