Survey OMI Kobarkan Semangat Rakyat NTB Golkan Zul-Rohmi

oleh -9 views
Sambirang Ahmadi S.Ag., M.Si

SUMBAWA BESAR, SR (28/02/2018)

Hasil survey Olat Maras Institute (OMI) terhadap elektabilitas Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB serta prilaku pemilih masyarakat NTB di Pilkada serentak 2018 yang dirilis, 27 Februari 2018 kemarin, cukup mengejutkan semua orang. Pasalnya dari survey yang menggunakan metodologi Stratified Random Sampling ini menempatkan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah SE., M.Sc—Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah berada di posisi teratas dalam persentase perolehan suara. Pasangan yang dikenal dengan sebutan Zul-Rohmi ini meraih 32,80% suara, unggul dari Suhaili—Amin 24,60%, disusul Ali—Sakti 21,60% yang tidak terpaut jauh dengan Ahyar—Mori 21,00 %. Bahkan Zul—Rohmi merajai Pulau Sumbawa. Semua kabupaten/kota di Pulau Sumbawa yaitu Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Sumbawa, Dompu, Kabupaten Bima dan Kota Bima, disapu bersih. Hasil survey ini akan mengobarkan semangat rakyat NTB untuk menggolkan Zul-Rohmi di Pilgub NTB.

Dimintai tanggapannya Rabu (28/2), salah seorang Akademisi terkemuka di Kabupaten Sumbawa, Sambirang Ahmadi S.Ag., M.Si menyatakan bahwa survey OMI yang bekerjasama dan disupervisi oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ini menunjukkan tingginya antusiasme dan agresifitas orang Pulau Sumbawa untuk menjadikan putra terbaiknya yakni Doktor Zul menjadi Gubernur. Survey ini juga membuktikan bahwa semua kabupaten/kota di Pulau Sumbawa lebih memilih Zul–Rohmi. “Saya yakin sekali trendnya akan semakin naik ketika rakyat Pulau Sumbawa terutama masyarakat Samawa memiliki kebanggaan yang besar terhadap Doktor Zul putra terbaik berkaliber nasional dan punya jaringan internasional untuk menjadi Gubernur. Ada emosi dan harapan baru dari mereka bahwa NTB ini betul-betul terdiri dari Lombok dan Sumbawa, bukan hanya Lombok saja,” ujarnya.

Baca Juga  TGB: Wisata Halal Bukan Bertujuan Mematikan Wisata Konvensional 

Ketika ada orang Pulau Sumbawa terpilih melalui proses pemilihan langsung di Pilkada NTB ini maka NTB itu benar-benar utuh dengan dua pulau besar, Lombok dan Sumbawa. Namun jika memperkuat opini bahwa NTB ini harus dipimpin orang Lombok, ini sama dengan menyatakan NTB hanya terdiri dari Pulau Lombok, sedangkan Pulau Sumbawa tidak masuk bagian di dalamnya. “Kalau memang punya kualitas dan kapasitas, mengapa tidak. Jadi jangan dilihat peluang menjadi gubernur atau pemimpin itu hanya berdasarkan populasi pemilih. Kalau sudah punya karya nyata di masyarakat, insyaa Allah walaupun berasal dari daerah yang populasi pemilihnya kecil, dia akan dipilih oleh masyarakat,” paparnya.

Mantan Ketua Komisi IV DPRD Sumbawa ini juga menyebutkan, hasil survey OMI menjadi pelajaran bagi orang-orang yang selama ini pesimis, ragu, ambigu dan seolah-olah mempekuat pendapat bahwa tidak mungkin orang Sumbawa menjadi gubernur. Ini sekaligus mengikis mitos orang Sumbawa tidak mungkin menjadi Gubernur NTB. Sebagaimana diketahui, track record Doktor Zul dalam banyak kesempatan selalu menunjukkan apa yang tidak mungkin bagi banyak orang, itu selalu mungkin baginya. Misalnya, bagaimana Doktor Zul mendirikan Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) di tempat yang tandus, berbukit, dan daerah terpencil jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Sekarang sudah terbukti UTS itu menjadi magnet baru, dan bisa menjadi Indonesia kecil di dalam Indonesia yang besar ini. Sebab semua mahasiswanya datang dari Sabang sampai Merauke. UTS bukan hanya dikenal di level nasional melainkan juga sudah mendunia dengan berbagai prestasi yang membanggakan. “Artinya apa yang tidak mungkin buat orang banyak, bagi Doktor Zul selalu memungkinkan, karena beliau punya kapasitas, punya sumberdaya yang cukup dan punya jaringan yang luas,” kata Sambirang.

Baca Juga  Gubernur Tegaskan Kepala Sekolah Harus Steril dari Kepentingan Politik

Kelebihan yang dimiliki Doktor Zul ini, telah diakui semua orang. Indikatornya adalah hasil survey OMI yang menunjukkan banyak orang di Pulau Sumbawa yang menginginkan Doktor Zul menjadi Gubernur NTB. Sambirang pun optimis ketika orang di Pulau Lombok pun mengetahui tentang kualitas dan kapasitas Doktor Zul pasti akan memilih Zul Rohmi. Karenanya cukup menjadi alasan yang kuat bagi Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) M. Zainul Majdi memilih Doktor Zul menjadi calon Gubernur untuk melanjutkan ikhtiarnya. Basis rasionalitas yang dimiliki TGB untuk memilih putra asli Sumbawa tersebut bukan karena pertimbangan populasi penduduk melainkan kualitas, kapasitas, kapabilitas, dan jaringan sumberdaya yang dimiliki Doktor Zul. Kemampuan Doktor Zul ini dinilai bisa menjadi magnet baru untuk membangun NTB menjadi semakin lebih baik lagi. Sebab Sambirang melihat bahwa NTB di bawah kepemimpinan TGB selama 10 tahun sudah menjadi pembicaraan bukan hanya nasional tapi tingkat dunia. “Jadi trendnya sudah sangat bagus. Untuk menjaga trend ini memang memerlukan orang seperti Doktor Zul supaya NTB ke depan semakin bagus dan gemilang,” tandasnya. (JEN/SR)

iklan bapenda