Gelar Rakercab, Demokrat Sumbawa Konsolidasi Menangkan Zul-Rohmi

oleh -5 views

SUMBAWA BESAR, SR (27/02/2018)

DPC Partai Demokrat Kabupaten Sumbawa ingin mengulang kesuksesan ketika mengantarkan pasangan HM Husni Djibril B.Sc—Drs. H. Mahmud Abdullah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa 2015 lalu, pada Pilgub NTB 2018 ini. Pada Pilkada NTB yang akan digelar Juni mendatang, Demokrat yang berkoalisi dengan PKS mengantarkan Pasangan Dr. H. Zulkieflimansyah SE M.Sc—Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah   (Zul-Rohmi) menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Periode 2018—2023. Hal ini tercetus pada Rapat Kerja Cabang (Rakercab) DPC Partai Demokrat Kabupaten  Sumbawa di Hotel Sernu Raya, Selasa (27/2) siang tadi. Hadir dalam pembukaan kegiatan itu Bupati HM Husni Djibril B.Sc, Wakil Bupati Drs. H. Mahmud Abdullah, Cagub Dr. H. Zulkieflimansyah, Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi NTB TGH Mahally Fikri, Ketua DPC Demokrat Sumbawa Syamsul Fikry AR, S.Ag M.Si, Ketua KPU Sumbawa Syukri Rahmat S.Ag, Ketua Panwaslu Sumbawa Syamsi Hidayat S.Ip, Ketua DPC PKS Sumbawa M Takdir, Pengurus DPC Partai Demokrat, PAC, relawan dan tim sukses Zul Rohmi. “Kegiatan ini bertujuan menyusun strategi pemenangan Pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019 yang kesemuanya ini tidak akan bisa terwujud tanpa dukungan semua kader dan simpatisan Partai Demokrat yang solid dan loyal terhadap Partai Demokrat,” kata Ketua Panitia Pelaksana Yasin Musamma S.AP dalam laporannya.

DPRD

Sementara itu Ketua DPC Demokrat Sumbawa Syamsul Fikry AR, S.Ag M.Si menyatakan bahwa momentum ini menjadi ajang konsolidasi partai guna membahas tentang program kerja dalam rangka merebut dan memenangkan setiap kontestan politik. “Alhamdulillah Partai Demokrat Sumbawa berhasil menghantarkan kadernya Bapak Drs. H. Mahmud Abdullah menjadi Wakil Bupati di Sumbawa dan insyaa Allah kemenangan itu akan terulang lagi pada Pilgub 2018 ini untuk mengantarkan kadernya Ibu Hj Sitti Rohmi sebagai Wakil Gubernur NTB 2018 berpasangan dengan Bapak Dr. H. Zulkieflimansyah,” kata Fikri—akrab politisi yang dikenal vocal ini.

Memang diakui Fikri, partai pengusung Zul—Rohmi sedikit dan ramping yakni hanya Demokrat dan PKS. Namun demikian koalisi dua partai ini sangat terorganisir. Dengan kader yang solid dan mesin partai yang geliat bergerak ditambah dengan dukungan para relawan yang setia dan militan serta agresif, keyakinan untuk memenangkan Zul—Rohmi pada Pilgub NTB adalah sebuah keniscayaan. Ia berharap melalui Rakercab ini bisa menghasilkan rekomendasi yang membangun kesolidan seluruh kader partai. Fikri mengingatkan agar tidak ada kader partai yang berkhianat. “Jika ada yang berkhianat maka jangan harap bisa bertahan di Partai Demokrat,” tegasnya.

Baca Juga  Kian Menggiurkan, Berapa Gaji Anggota DPRD Sumbawa Sekarang ?

Calon Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah SE., M.Sc dalam kesempatan itu mengingatkan meski pilihan berbeda namun persaudaraan harus tetap terjaga. Jangan sampai karena Pilkada dan berbeda pilihan membuat terpecah belah. “Pilkada ini bukan mau perang, marilah kita maknai demokrasi ini dengan biasa biasa saja dan tetap menjaga silaturrahmi antar sesama kita. Mari kita jadikan pesta demokrasi ini menjadi murah meriah dan menyenangkan tanpa ada perpecahan,” ajak Doktor Zul—sapaan singkat Cagub nomor 3 ini.

Dikatakan Doktor Zul, majunya Zul Rohmi bukan karena letupan emosi, namun karena perhitungan yang matang. Meski ada yang pesimis dengan menjadikan indikator jumlah pemilih di Pulau Lombok lebih besar dari Pulau Sumbawa. Padahal mereka lupa, meski Sumbawa lebih kecil dari Lotim, Loteng, Lombok Utara, dan Mataram—Lobar, tapi jika hati masyarakat Sumbawa ditautkan dengan KSB, Dompu, Kota Bima dan Kabupaten Bima maka suara itu nampaknya sama besar bahkan lebih besar.

Ia termotivasi maju sebagai Cagub setelah mendengar pidato Presiden Jokowi yang mempresentasikan tentang NTB. Banyak perusahaan besar multi nasional menghidangkan satu bayangan menakjubkan tentang NTB masa depan, mulai dari Samota di Sumbawa, pembangunan Smelting di KSB, Mandalika dan lain-lain di Pulau Lombok. Karena itu Doktor Zul berkesimpulan meskipun NTB terletak di ujung timur Indonesia tapi daerahnya sangat luar biasa. Karena itu dibutuhkan seorang pemimpin yang berkompeten dalam melanjutkan kepemimpinan TGB untuk NTB yang gemilang. “Semoga 27 Juni mendatang, insyaa Allah akan melahirkan Pilgub yang aman dan damai, dan mudah-mudahan pemenangnya adalah pasangan yang menghadirkan keberkahan,” harapnya.

Bupati Sumbawa HM Husni Djibril B.Sc dalam sambutannya mengaku hadir membuka Rakercab ini karena hatinya sudah terpaut menjadi satu dengan partai ini. Sebab Demokrat menjadi salah satu partai pengusung yang mengantarnya menjadi Bupati Sumbawa bersama Wakil Bupati Drs H Mahmud Abdullah. Kader Demokrat sangat solid, sehingga dia berkeyakinan siapapun yang diusung Demokrat akan mencapai kesuksesan. Sebagai orang yang sudah berpengalaman diusung Demokrat, Haji Husni—akrab Bupati disapa, memberikan sedikit tips kepada pasangan Zul-Rohmi jika ingin menang pada Pilgub NTB. Ia melihat relawan di dalam barisan Zul Rohmi adalah relawan dan Srikandi yang dulunya dia bentuk saat Pilkada Sumbawa. Karena itu Ia meminta Doktor Zul dapat merawat mereka. Jika hal ini tidak dilakukan, maka besar kemungkinan kesuksesan tidak akan diraih.

Baca Juga  Polwan Dompu yang Viral Disambangi Gubernur

Menyinggung Rakercab DPC Demnokrat Sumbawa, Bupati menilainya sebagai momen dan langkah yang tepat merumuskan program yang baik dalam meraih kemenangan pada Pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019 dengan cara yang santun tanpa harus saling mencaci maki dan saling menjelekkan. “Melalui Rakercab ini kita ciptakan Pilkada yang jujur aman adil dan damai didukung oleh kinerja KPU dan Panwaslu yang independen dan berkompeten,” ajaknya.

Ia tidak ingin muncul kegaduhan politik. Karena itu selaku Bupati, ia berada di semua golongan. Karena itu dia tidak akan mendikte atau mengarahkan aparatur sipil negara (ASN) untuk memilih pasangan calon tertentu. Bupati juga berpesan kepada ASN mulai dari tingkat kabupaten sampai desa agar tidak terlibat politik praktis. Namun seluruh masyarakat Sumbawa yang memenuhi syarat wajib memberikan hak suaranya untuk memilih pemimpin yang hebat dengan cara rasional, sehingga melahirkan pemimpin yang terbaik dari yang baik.

Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi NTB, TGH Mahally Fikri menyatakan Demokrat telah memutuskan untuk mendukung putra terbaik Sumbawa. Meski secara populasi penduduk NTB, Sumbawa jauh lebih sedikit dibandingkan populasi penduduk di daerah Pulau Lombok. Kondisi ini memunculkan anggapan mendukung orang Sumbawa tidak mungkin menang. “Demokrat ingin membuktikan bahwa yang tidak mungkin akan menjadi mungkin,” cetusnya disambut yel-yel para kader dan simpatisan Zul–Rohmi.

Atas dasar itu, lanjut Tuan Guru Mahally, Demokrat melakukan Rakercab untuk merumuskan langkah langkah dalam memperjuangkan kemenangan Zul Rohmi. “Saya berpesan kepada seluruh kader Demokrat dan ormas Nahdatul Watan (NW) agar jangan sampai ada yang menyimpang dari garis perjuangan partai Demokrat dan Ormas NW demi kemaslahatan NTB,” tegasnya.

NTB katanya, harus di pimpin oleh orang yang ahli dan berkompeten serta baik dalam sikap dan prilaku di dalam memperjuangkan kemaslahatan masyarakat NTB yang gemilang. Karenanya Demokrat menawarkan Dr Zul sebagai calon pemimpin. “Kesempatan ini tidak datang dua kali, kapan lagi Gubernur dari Sumbawa kalau bukan sekarang. Jadi mari kita dukung bersama sama dengan sekuat teenaga kita untuk kemenangan Zul Rohmi,” ucapnya, seraya berharap dalam Rakercab ini bisa merumuskan langkah dan program Demokrat dengan kerja politik untuk kemenangan Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu 2019. (JEN/SR)

DPRD DPRD