IKASUM Kaltim Siap Berkonstribusi untuk Sumbawa

oleh -7 views

KALIMANTAN TIMUR, SR (26/02/2018)

Ikatan Keluarga Sumbawa (Ikasum) Kalimatan Timur (Kaltim) siap berkonstribusi untuk mengembangkan potensi di Kabupaten Sumbawa. Keinginan ini disampaikan ketua Ikasum Kalimatan Timur, Amran Wahyudia ST di Kota Balikpapan belum lama ini. Menurut putra kelahiran Kecamatan Empang yang menjadi pengusaha sukses Batu Bara ini, bahwa Kabupaten Sumbawa memiliki potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang sangat luar biasa bila dibandingkan dengan daerah lain baik potensi bidang pertanian, pertambangan, kelautan dan perikanan bahkan pariwisata. Menurutnya, potensi Kota Balikpapan ini sebenarnya hampir sama dengan Sumbawa karena memiliki salah satu sektor yang bisa diandalkan yaitu bidang pertambangan. Bedanya di sini mengandalkan sektor tambang batu bara dan minyak, sementara di daerah Sumbawa terkenal dengan tanah intan bulaeng (tanah emas). Selain itu pengelolaan potensi yang dimiliki Balik Papan ini lebih banyak memberikan konstribusi kepada daerah setempat. “Kami ingin mengundang Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa dalam hal ini Pak Bupati untuk berkunjung ke Pemerintah Daerah Kota Balikpapan untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan bagaimana pengembangan potensi daerah. Kami siap fasilitasi beliau,” sebutnya. Untuk pengembangan potensi sumber daya manusia ujar pengusaha muda ini, justru dia tidak banyak merekrut keluarga maupun putra daerah dari daerah asalnya yakni Sumbawa. Dia menantang teman-temannya untuk mendirikan usaha bahkan sudah banyak yang sukses menjadi pengusaha di wilayah Kaltim dan sekitarnya. Demikian pula dengan kesediaannya untuk menjadi narasumber pada kegiatan-kegiatan forum ilmiah dengan teman-teman muda di daerah untuk berbagi ilmu maupun kiat-kita sukses dalam berwirausaha.

Baca Juga  Ratas dengan Presiden, Gubernur NTB Bahas Progres Mandalika dan Rehab Rekon

Lebih lanjut putra mantan Kades Bunga Eja ini menyinggung tentang Ikasum Kalimantan Timur didirikan pada 3 Januari 2017 lalu. Perkumpulan ini sebagai wadah silaturrahim Tau Samawa di tanah Borneo yang meliputi Kota Balikpapan, Bontang, Sangata, Samarinda serta Provinsi Kalimantan Utara dengan jumlah Kepala Keluarga 80 orang. Mereka dari beragam profesi seperti pengusaha, karyawan, TNI/Polri dan pengelola pesantren. Setiap bulan melakukan kegiatan pengajian dan arisan serta melakukan kegiatan-kegiatan sosial.

Sementara itu pembina Ikasum Kaltim Kolonel dr. H. Azhari Ramdani menyampaikan tentang kesediaanya untuk berkonstribusi memberikan pengalaman pada sektor kesehatan tentang strategi pengelolaan rumah sakit. Menurut Direktur Rumah Sakit Dr. R Hardjanto Balikpapan ini, pengelolaan rumah sakit saat ini mampu memberikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang signifikan. Hal tersebut akan terwujud bila rumah sakit dikelola secara professional.

Untuk diketahui menurut salah satu perwira TNI AD ini, rumah sakit DR. R Hardjanto sebelumnya memiliki hutang hingga Rp 15 milliar, namun belum mencapai setahun dia berhasil melunasi hutang tersebut bahkan menjadi rumah sakit terbaik harapan I di lingkup TNI AD serta terbaik pada pengelolaan keuangan. Demikian juga dengan tenaga kerja di rumah sakit tersebut tidak ada yang digaji di bawah UMR. Ketika Pemda Sumbawa kekurangan dokter spesialis sebenarnya dapat diajukan di Kementerian Kesehatan dengan sumber anggaran dari kementerian. “Di rumah sakit yang saya pimpin ada dua dokter spesialis yang diperbantukan dari kementerian,” terang alumni SMA Negeri 2 Sumbawa.

Baca Juga  Masyarakat Kuang Jeringo Mulai Bangun Masjid Bantuan Rumah Zakat

Pembina Ikasum Kaltim lainnya Juand B, SH menyampaikan bahwa dirinya dalam waktu dekat akan berinvestasi di Sumbawa dengan mendirikan hotel, karena potensi pariwisata di daerah tersebut tidak kalah dengan wilayah lain. Apalagi sebentar lagi program unggulan wisata Satonda, Pulau Moyo dan Tambora (SAMOTA) terwujud maka tentu diperlukan akomodasi bagi wisatawan yang berkunjung. “Karena itu saya berharap kepada Pemda dan masyarakat agar memudahkan proses dalam membangun usaha nantinya,” ungkap pengusaha travel dan rumah makan di kota Balikpapan ini. (SR)

 

iklan bapenda