Lagi, Pelayanan Wings Air Dikeluhkan Penumpang

oleh -17 views

SUMBAWA BESAR, SR (25/02/2018)

Lagi-lagi pelayanan Wings Air dikeluhkan penumpang. Beberapa waktu lalu dikeluhkan karena tidak mengizinkan seorang penumpang terbang karena diidentifikasi mengidap penyakit menular, kini jadwal keberangkatan molor karena kru pesawat. Sebab hingga jadwal keberangkatan Sumbawa—Mataram, Minggu (25/2) pagi yang seharusnya pukul 07.00 Wita, terpaksa molor hingga hampir satu jam. Ini terjadi karena pilot dan kru serta pramugarinya belum terlihat batang hidungnya. Muncul kekhawatiran penumpang ada sesuatu yang tidak beres. Apalagi banyak kasus yang sudah terjadi dan diberitakan media massa, ada sejumlah kasus pramugari dan pilot tersangkut barang terlarang.

Salah seorang penumpang, Muhammad Yamin SE M.Si mengeluhkan molornya jadwal pemberangkatan. Biasanya pemberangkatan molor karena ada gangguan tekhnis, namun kali ini terkait persoalan pramugari dan pilot yang belum muncul melewati jadwal pemberangkatan. “Ini ada apa, kondisi ini telah memuncul beragam asumsi dari kami sebagai penumpang,” kata Yamin Abe—sapaan penumpang yang juga anggota DPRD Sumbawa ini.

Ia mengaku sudah melaporkan masalah itu kepada bagian operasional di perusahaan maskapai tersebut. Bahkan Yamin Abe juga mengaku telah meminta petugas bandara untuk melakukan pemeriksaan terhadap para kru pesawat mulai dari pilot hingga pramugari sebelum terbang. “Ya kita patut khawatir karena ini menyangkut keselamatan penerbangan,” tukasnya.

Sementara Bagian Operasional Wings Air, Sugi enggan berkomentar kepada wartawan. Ia beralasan yang berhak memberikan keterangan pers adalah atasannya. Kebetulan saat itu Station Manager Wings Sumbawa, Nasruddin sedang libur dan belum bisa dihubungi. “Maaf pak kami tidak bisa memberikan nomor handphone untuk menghubungi beliau karena saat ini beliau libur,” kata Sugi.

Baca Juga  Modus Sewa, Gelapkan Belasan Mobil Rentcar

Kepala Bandara Sumbawa, I Kadek Yuli Sastrawan yang dihubungi terpisah, mengakui telah menerima laporan terkait dengan keluhan penumpang. Dari laporan itu, terungkap keterlambatan penerbangan karena ada salah satu kru pesawat yang menderita sakit. Ia mengakui kasus sakitnya kru pesawat baru terjadi pertamakali sejak dia menjabat sebagai Kepala Bandara di Sumbawa. Namun demikian penerbangan tetap dilakukan meski agak sedikit molor. Terkait dengan harapan penumpang agar kru pesawat dilakukan pemeriksaan sebelum penerbangan, misalnya tes urine, Kadek—akrab Kabandara disapa, mengaku di bandaranya belum memiliki peralatannya. (JEN/SR)

iklan bapenda