Sakit, Pemda Segera Sehatkan Perusda Sabalong Samawa 

oleh -3 views

SUMBAWA BESAR, SR (22/02/2018)

Perusahaan Daerah (Perusda) Sabalong Samawa sudah cukup lama dalam kondisi yang tidak sehat atau sakit. Di samping posisi Direktur yang telah berakhir masa tugasnya dan saat ini dipimpin oleh Plt. Direktur, keberadaan Perusda belum mampu memberikan konstribusi kepada daerah dan belum sesuai dengan hajat perundang-undangan yang berlaku. Pasalnya belum mampu memberikan kesejahteraan kepada para karyawannya. Hal ini diungkapkan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Drs. H. Rasyidi dalam sambutannya ketika membuka acara secara resmi Focus Group Discussion (FGD) Penyehatan Perusda, Rabu (21/2). Kegiatan yang dilaksanakan Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa bekerjasama dengan Perusda Sabalong Samawa di Aula H. Madilaoe ADT Lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa ini dihadiri Sekda, Pimpinan DPRD, Ketua Komisi IV DPRD, Pimpinan OPD, Plt. Direktur Perusda beserta jajaran, LSM, elemen masyarakat, Perbankan, Akademisi, dan Tokoh Masyarakat Peduli Perusda.

Sekda berharap pertemuan tersebut dapat menjadi forum berdiskusi memikirkan bagaimana langkah-langkah yang sebaiknya diambil untuk memperbaiki kondisi Perusda. Termasuk masukan-masukan dalam menyusun mekanisme perekrutan Direktur Perusda yang baru sehingga nantinya dapat diperoleh sosok yang visioner dan inovatif, serta mampu membangun dan mengembangkan Perusda Sabalong Samawa menjadi sebuah perusahaan yang dapat diandalkan dalam mendorong perekonomian daerah dan mampu berkontribusi menyumbang PAD Kabupaten Sumbawa.

Sebelumnya Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa, Drs. Irawan Subekti melaoporkan bahwa FGD yang mengangkat tema “Samawa Sabalong Perusda Sabalong Samawa” tersebut merupakan ekspektasi jajarannya akan bangkitnya salah satu BUMD milik pemerintah dengan filosofi dari rakyat untuk rakyat. Samawa Sabalong dapat diartikan sebagai masukan semua elemen yang berniat dan berupaya untuk sabalong (memperbaiki) Perusda yang selama ini mati suri.

Baca Juga  Kontak dengan Pasien Covid Labuhan Bontong, 21 Warga Sejari Diisolasi

Tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut lanjut Irawan, sebagai salah satu upaya penyehatan Perusda, dimana hasil yang diharapkan ke depannya dengan adanya rekomendasi usaha, yang akan menjadi core bisnis perusahaan. Hal tersebut juga berkaitan dengan seleksi Direktur Perusda yang prosesnya sudah dilaksanakan dalam minggu ini. Diharapkan Direktur yang baru nanti tidak lagi dipusingkan oleh permasalahan-permasalahan fundamental di tubuh perusahaan seperti core bisnis dan hutang, sehingga siap melaksanakan core bisnis yang akan ditetapkan oleh pemilik, yang dapat menjadi salah satu misi percepatan Sumbawa lebih hebat dan bermartabat melalui sinergitas program-program strategis. Sehingga,  dalam setahun ke depan akan terjadi perubahan pada Perusda, meskipun pada tahap awal hanya dapat berkonstribusi langsung minimal untuk membiayai dirinya sendiri. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb