Ungkap 21 Kasus, Polres Sumbawa Tangkap 30 Tersangka 3C

oleh -17 views

SUMBAWA BESAR, SR (20/02/2018)

Sebanyak 30 tersangka dari 21 kasus tindak criminal diringkus jajaran Polres Sumbawa. Para tersangka kasus pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian sepeda motor (curanmor) atau yang disebut kasus 3C ini terjaring dalam Operasi Jaran Gatarin 2018 yang berakhir belum lama ini. Dengan keberhasilan ini, Polres Sumbawa berada di urutan ketiga jumlah pengungkapan kasus. Demikian dikatakan Kapolres Sumbawa, AKBP Yusuf Sutejo SIK MT dalam jumpa persnya, Selasa (20/2).

Didampingi Kabag Ops Kompol Jamaluddin S.Sos, Kasat Reskrim AKP Zaky Maghfur SIK, dan Kasatlantas AKP Gusriyadi Agustan SH, Kapolres memaparkan dari 21 kasus yang diungkap, terdiri dari dua Target Operasi (TO) dengan dua orang tersangka dan 19 lainnya non TO dengan 28 tersangka. Dari sejumlah tersangka ini 5 di antaranya masih di bawah umur dan akan diarahkan ke UU Peradilan Anak untuk dipertimbangkan diversi (penyelesaian di luar peradilan). Dari sejumlah tersangka ini juga ada beberapa yang residivis, yang tentunya akan menjadi pertimbangan majelis hakim nantinya untuk memberatkan hukuman terhadap tersangka tersebut.

Untuk diketahui, Operasi Jaran Gatarin ini bertujuan menekan angka kriminalitas, terutama Curat, Curas dan Curanmor. Beberapa barang bukti termasuk senpi rakitan dan amunisi berhasil diamankan yang kini sedang dikembangkan sebab dari tersangka juga ditemukan dua buah kunci T dan obeng. Dalam operasi ini juga diamankan 5 unit sepeda motor, handphone, laptop dan satu kotak amal masjid. Sebagiannya sudah diproses dan dalam pemberkasan tinggal dilimpahkan ke kejaksaan untuk proses penuntutan.

Baca Juga  Operasi di Samota, Timgab Tangkap Pemilik Shabu

Keberhasilan dalam pengungkapan kasus ini, menurut Kapolres, tidak terlepas dari kerja keras tim dan dukungan masyarakat. Banyak informasi dari masyarakat yang sangat membantu tim di lapangan dalam upaya menekan angka kriminalitas. “Kami tidak bisa bekerja sendiri, kami sangat mengharapkan dukungan masyarakat. Semakin banyak masyartakat yang sadar akan pentingnya keamanan, semakin banyak informasi yang bisa diberikan kepada kita untuk bisa kita ungkap,” ujar perwira dengan dua melati di pundak ini.

Terkait dengan maraknya kasus curanmor, Kapolres dalam kesempatan itu menghimbau masyarakat Sumbawa untuk mengamankan sepeda motornya menggunakan kunci tambahan. Sebab sebagian kasus curanmor tersebut karena kelalaian pemiliknya. Karena banyak yang ditemukan saat anggota melakukan patroli malam hari, ada sepeda motor diparkir di halaman rumah, kondisi gelap karena lampu teras mati, serta kunci kontaknya nyantol di sepeda motor. “Ini bukan hanya mengundang pelaku kejahatan, tapi juga orang yang tidak memiliki niat seketika muncul keinginan untuk melakukan tindak criminal,” tandasnya.

Demikian dengan para pengendara sepeda motor terutama kaum perempuan, untuk tidak menggunakan perhiasan yang mencolok, atau menempatkan tasnya di tempat yang mudah terlihat. Sebab aksi kejahatan di jalan seperti penjambretan selalu mengintai. “Jadi waspadalah, sebab kejahatan bisa terjadi karena ada niat dan kesempatan,” pungkasnya. (JEN/SR)

dukacita dukacita bankntb