Pemda Sumbawa Serahkan Bantuan 100 Unit Rumah untuk Nelayan

oleh -29 views

SUMBAWA BESAR, SR (19/02/2018)

Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Sumbawa menyerahkan bantuan 100 unit rumah kepada nelayan di Desa Labuhan Jambu Kecamatan Tarano. Penyerahan bantuan rumah itu dilakukan secara simbolis kepada Camat Tarano, Kepala Desa Labuhan Jambu dan 3 orang perwakilan nelayan pada pelaksanaan Upacara Paripurna Februari 2018, Senin (19/2) di Halaman Kantor Bupati Sumbawa. Hadir pada acara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Kapolres Sumbawa, para Asisten, Pimpinan OPD, Pejabat dari TNI Polri, serta PNS.

Bupati Sumbawa melalui Sekretaris Daerah Drs. H. Rasyidi Mukhtar dalam sambutannya mengatakan Pembangunan Rumah Khusus Nelayan ini merupakan bantuan dari Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dengan anggaran murni bersumber dari APBN. Sedangkan anggaran untuk pengadaan lahan tetap dibebankan dalam APBD Kabupaten Sumbawa. Selanjutnya, pada tahun 2018 Kabupaten Sumbawa juga mendapatkan bantuan pembangunan rumah khusus nelayan di Desa Pulau Kaung Kecamatan buer sebanyak 50 unit, bantuan pembangunan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang berlokasi di Taman Unter Katimis Kelurahan Uma Sima Kecamatan Sumbawa. Rusunawa itu terdiri dari tiga lantai sebanyak 42 kamar, type bangunan 36 lengkap dengan meubeler dan fasilitas pendukung lainnya yang saat ini telah memasuki proses tender, dan Maret mendatang sudah mulai dikerjakan.

Baca Juga  Bupati Sumbawa dan PT Pelindo Teken MoU, Pelabuhan Teluk Santong Siap Dibangun

Di bagian lain Bupati menyampaikan beberapa hal penting membangun kebersamaan, konsolidasi, komunikasi dan koordinasi dalam mengemban misi utama untuk memberikan pengabdian terbaik bagi daerah, bangsa dan negara. Yaitu meminta kepada segenap jajaran Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk memantapkan persiapan pelaksanaan berbagai program pembangunan yang telah dianggarkan dan ditetapkan dalam APBD Tahun 2018, agar tidak terjadi keterlambatan serapan anggaran serta tidak terjadi kualitas pelaksanaan kegiatan yang kurang memadai, disebabkan pekerjaan yang dilakukan secara terburu-buru. Dijelaskan bahwa total nilai APBD Kabupaten Sumbawa Tahun 2018 yang telah ditetapkan sebesar Rp 1,666 Trilyun dengan rincian pendapatan sebesar Rp. 1.632.004.948.475 dan belanja Rp. 1.661.796.470.639, sehingga terdapat defisit anggaran sebesar Rp 29.791.529.164 yang dapat ditutupi melalui pembiayaan netto. Seluruh program maupun kegiatan yang termuat dalam APBD tersebut diarahkan agar selaras dan mendukung pencapaian tema pembangunan daerah Tahun 2018, yaitu “Percepatan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas melalui pembangunan infrastruktur, peluang investasi produk unggulan dan inovasi daerah”.

Terkait Tahun 2018 yang merupakan tahun politik, dimana hampir seluruh daerah di Indonesia menggelar pemilihan Kepala Daerah, termasuk Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang akan melaksanakan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB pada tanggal 27 Juni 2018, Bupati mengingatkan ASN untuk senantiasa menjaga netralitas serta tidak ikut terbawa arus politik. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Menpan RB No. B/71/M.SM.00.00/2017 Tanggal 27 Desember 2017 tentang pelaksanaan netralitas bagi ASN pada penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2018, Pemilihan Legislatif Tahun 2019, dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019. Sementara itu berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil, bagi ASN yang tidak menjaga netralitas akan dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang hingga berat, antara lain penundaan kenaikan gaji berkala, penundaan pangkat, penurunan pangkat, bahkan pembebasan dari jabatan atau pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS. Bupati juga menegaskan ASN tetap mempunyai hak pilih, dan tidak boleh golput, karena ASN berbeda dengan TNI dan Polri yang harus netral dan tidak mempunyai hak pilih. Terkait hal tersebut disampaikan pula amanat Presiden Joko Widodo dalam rangka Pilkada Serentak Tahun 2018, agar masyarakat dapat memilih pemimpin daerah yang amanah, yang mampu menyerap, mengorganisir, menggerakkan masyarakat di daerahnya untuk percepatan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan rakyat.

Baca Juga  Gubernur dan Ribuan Orang Sholat Khusuf di Hubbul Wathan IC

Pada akhir sambutannya, Bupati mengajak untuk selalu berkomitmen melakukan progres terhadap berbagai Program Kerja Pemerintah Daerah, dalam rangka percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di daerah ini. Selain itu selalu melakukan evaluasi terhadap kinerja masing-masing, dalam rangka mewujudkan tata kerja birokrasi serta pelaksanaan tugas dan fungsi Aparatur Sipil Negara yang profesional dan bertanggung jawab. (JEN/SR)

dukacita dukacita bankntb