Curi Sarang Burung Walet, Iwan Roboh Tertembak

oleh -20 views

MATARAM, SR (15/02/2018)

IC alias Iwan (26) seketika roboh. Pasalnya sebutir peluru bersarang di kaki kiri warga Kampung Banjar, Ampenan Kota Mataram, setelah dilumpuhkan Tim Resmob 701 Polres Mataram, Selasa (13/2) kemarin. Saat itu Iwan mencoba kabur dengan melompat pagar saat dalam penggerebekan di kediamannya. Lima orang kawanannya berinisial IP, SR, DN, ML dan FL, berhasil kabur dan kini dalam pengejaran.

Kapolres Mataram, AKBP Muhammad SIK yang dikonfirmasi SAMAWAREA, Kamis (15/2) mengakui hal itu. Iwan Cs melakukan aksi pencurian sarang burung wallet di empat lokasi. Yakni Lingkungan Kampung Banjar, Ampenan milik Muhamamad Harahara (45), Ruko Jalan Saleh Sungkar, Batu Raja Ampenan Utara dengan korban Saleh Bagis (63) dan Dusun Montong Tangar, Desa Batu Kumbung Lombok Barat di rumah Guraisy (43).

Kasus ini bermula ketika korban mengecek rumah yang di dalamnya terdapat sarang burung Walet (SBW). Korban melihat ada kabel panjang yang diduga untuk naik ke rumah sarang burung wallet lantai II. Terungkap ternyata sarang burungnya dibobol dengan cara pelaku masuk dengan merusak jendela yang terbuat dari kayu. Sarang burung walet sebanyak 2 kilogram berhasil digondol. Korban lainnya mendapati SBW masih belum siap dipanen (muda) berkurang sebagian dari jumlah awal. Polisi berhasil meringkus pelaku berinisial SAI dan kini sedang menjalani hukuman di Lapas Mataram. Dari keterangan SAI terungkap jika dia beraksi bersama IC alias Iwan dan IP. Polisi langsung menuju kediaman Iwan, tapi keduanya berhasil kabur dan menghilang dari rumahnya sehingga keberadaannya tidak diketahui. Selanjutnya diterbitkan DPO. Tepatnya 13 Februari, polisi mengendus keberadaan pelaku Iwan dan digrebek di tempat persembunyiannya di sebuah kos-kosan wilayah Kampung Banjar Ampenan. Melihat kedatangan polisi, Iwan berusaha kabur dengan cara lompat dari jendela belakang. Meski polisi sudah melakukan tembakan peringatan sebanyak tiga kali, tetap saja Iwan kabur. Polisi pun berhasil melumpuhkan Iwan dengan cara menembak kaki kirinya. Dalam kondisi terluka tertembus timah panas, Iwan dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapat perawatan medis. Dari tangannya diamankan barang bukti HP, tas, 2 pasang sandal, 2 buah celana pendek, 4 buah baju kaos, pisau kecil, beberapa potong kayu dan pipa sebagai alat untuk mengambil (memanen) sarang wallet.

Baca Juga  Satu Saksi Tak Hadir, Sidang Korupsi Bank NTB Ditunda

Dalam pemeriksaan, Iwan mengaku mencuri SBW bersama sejumlah rekannya di beberapa TKP. Saat beraksi mereka selalu membuka pakaian dan hanya mengenakan celana dalam. Hasil curiannya telah dijual ke daerah Cemara Mataram dan Cakranegara dengan harga rata-rata puluhan juta. Uang itu pun dibagi-bagi dan digunakan untuk berfoya-foya. “Satu pelaku sudah diamankan di Polres Mataram, lima lainnya dalam pengejaran dan identitasnya telah dikantongi,” demikian Kapolres. (JEN/SR)

iklan bapenda