Curi Motor di Dua TKP, Hasilnya untuk Pesta Narkoba

oleh -39 views

MATARAM, SR (09/02/2018)

Tim Gabungan Resmob 701 Reskrim Polres  Mataram dan Opsnal Polsek Ampenan berhasil meringkus spesialis pencurian sepeda motor (curanmor), Kamis (8/2) kemarin. Pelaku berinisial AR yang masih di bawah umur ini ditangkap setelah melakukan aksi curanmor di dua lokasi. Terakhir, remaja berumur 17 tahun yang tinggal di Karang Pule, Sekarbela, Kota Mataram ini beraksi di halaman rumah korban Farid Wajdi (41) Lingkungan Sekarbela Mas Mutiara Kelurahan Karang Pule. Sebelumnya dia beraksi di Lingkungan Gubug Mamben, Kelurahan Pagesangan Barat, Kota Mataram. Dalam penangkapan tersebut polisi mengamankan barang bukti sepeda motor Vario Merah Hitam DR 2633 BC dan HP Android merk LG.

Kapolres Mataram, AKBP Muhammad SIK yang dikonfirmasi SAMAWAREA, Jumat (9/2) membenarkan adanya penangkapan itu. Sebelum ditangkap pelaku berinisial AR ini mengambil sepeda motor Vario Techno 125 DR 3261 CL milik korban yang terparkir di TKP dalam keadaan kunci kontak masih nyantol dan membawa kabur sebuah tas warna pink yang berada di bagasi motor tersebut. Tas itu berisi dompet warna pink, uang tunai Rp 7 juta, 2 buah cincin emas dan surat-surat. Di aksi lainnya, pelaku ini juga mengambil kendaraan Vario hitam merah DR 2633 BC yang dalam kondisi stang terkunci. Saat itu korban sedang terlelap. Polisi yang menerima laporan langsung bergerak. Berdasarkan keterangan saksi-saksi yang dihimpun di TKP, melihat dan mengenal pelaku saat beraksi. Selanjutnya Tim Resmob 701 melakukan pengejaran dan penyelidikan. Meski masih di bawah umur tapi pelaku sangat lihai bersembunyi dan sempat digrebek di daerah Kuranyi Lombok Barat namun berhasil meloloskan diri.

Baca Juga  Wagub Didatangi KPSB Sampaikan Persoalan di Sembalun

Kemudian Kamis 08 Februari sekitar pukul 14.00 Wita, Tim mendapat informasi dari masyarakat bahwa pelaku sudah pulang ke rumahnya. Diback-up Opsnal Polsek Ampenan, melakukan penggerebekan. Penangkapan ini memantik reaksi massa di lokasi setempat yang kemudian berdatangan. Tim yang jumlahnya sedikit kewalahan menghalau massa yang terlihat emosi hingga akhirnya menghakimi pelaku. Situasi terkendali setelah polisi memberikan pengertian untuk tidak main hakim sendiri. pelaku pun berhasil dievakuasi dalam kondisi babak belur.

Dalam pemeriksaan, ungkap Kapolres, pelaku mengaku beraksi di dua TKP. Hasil kejahatannya dijual di daerah Sekotong Lombok Barat kepada penadah berinisial DG yang kini dalam pengejaran. Sedangkan tas, dompet dan surat-surat milik korban dibuang di Jurang Grepek Sekotong Lombok Barat. Dua buah cincin emas dijual kepada seseorang yang tidak dikenalnya di Gerung Lombok Barat dengan harga Rp 1.500.000. Selanjutnya dari hasil curanmor, cincin emas ditambah Rp 7 juta milik korban, digunakan untuk berpesta narkoba bersama teman-temannya. Selain berfoya-foya membeli barang berupa HP dan menyemir rambut. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.