Bupati Sumbawa Tandatangani Kerjasama Pemanfaatan Limbah Jagung

oleh -25 views

JAKARTA, SR (09/02/2018)

Kemendes PDTT, Pemkab Sumbawa, PT. Alam Bumi Cemerlang dan Gimco Co.,Ltd menandatangani kerjasama Pengembangan Pemanfaatan Limbah Jagung dan Pembangunan Pabrik Pelet Kayu serta Budidaya Tanaman Energi (Kaliandra, Gamal) di Desa, Daerah Tertinggal dan Kawasan Transmigrasi, Kamis (8/2). Penandatanganan yang dilakukan Menteri Desa dan PDTT diwakili M. Nurdin Dirjen Pengembangan Kawasan Transmigrasi, Bupati Sumbawa diwakili Wakil Bupati Drs H. Mahmud Abdullah Direktur Utama PT. Alam Bumi Cemerlang dan Kim Cheolmin Vice Chairman Gimco Co.,Ltd, Saripuddin Rabadong itu berlangsung di Kantor Kementerian Desa dan PDTT Kalibata, Jakarta Selatan.

Wabup Sumbawa mengatakan bahwa penandatanganan kesepakatan ini adalah tindak lanjut pertemuan expose ketertarikan investor Korea yaitu Gimco Co.,Ltd dan Daewoo Co.,Ltd dengan potensi alam Kabupaten Sumbawa khususnya untuk mengembangkan green energy, 24 Januari 2018 lalu di Sumbawa Besar. Salah satu yang menarik minat investor Korea ini adalah melimpahnya produksi jagung namun limbahnya tidak termanfaatkan optimal. Limbah jagung inilah nanti yang akan diolah menjadi woodpellet dengan tanaman lainnya seperti kaliandra dan gamal. “Saya dan juga Bapak Bupati sangat merespon positif dengan adanya investasi seperti ini karena akan menjadi nilai tambah ekonomis bagi masyarakat Sumbawa,” ujar Wabup di sela-sela pertemuan. “Dan Alhamdulillah, Kementerian Desa dan PDTT juga merespon positif bahkan kementerian menginginkan investor segera merealisasikan membangun pabrik yang diarahkan ke wilayah binaan transmigrasi yaitu KTM Labangka,” tambah Wabup yang didampingi Kepala Bapelitbangda, Kepala Dinas PMPTSP dan Tim Komunikasi Kepala Daerah.

Baca Juga  Pilkada Digelar 9 Desember, KPU Sumbawa Lanjutkan Tahapan Penyelenggaraan

Dalam kesepakatan kerjasama tersebut, Kemendes PDTT akan mengawal percepatan perencanaan, pelaksanaan, dan monitoring kerjasama, sedangkan Pemerintah Kabupaten Sumbawa diharapkan menunjang peningkatan kualitas pemerintahan desa, pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat local. Sementara investor diharapkan mengembangkan pemanfaatan limbah jagung dan pembangunan pabrik pelet kayu serta budidaya tanaman energi (kaliandra, gamal) di desa, daerah tertinggal dan kawasan transmigrasi di Kabupaten Sumbawa.

Selain menandatangani kesepekatan kerjasama, Wakil Bupati Sumbawa juga menyampaikan proposal yang terkait dengan bidang tugas Kementerian Desa dan PDTT RI yaitu BUMDesa, Pengembangan Desa dan Kawasan Pesisir, pulau-pulau Kecil, serta Sarana Prasarana Pengembangan Usaha Garam Rakyat yang diterima secara simbolis oleh Direktur Pengembangan Daerah, Pulau-pulau Kecil dan Terluar Kemmendes PDTT Hasrul Edyar. Direncanakan pada minggu ke-3 Bulan Februari 2018, Bupati Sumbawa akan mengadakan pertemuan dengan Menteri Desa PDTT di Jakarta guna membahas kelanjutan percepatan realisasi kerjasama dimaksud. (SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb