TGB: Agama dan Kenegaraan Tidak Bisa Dipisahkan

oleh -11 views

PADANG, SR (08/02/2018)

Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi mengutip pendapat Imam Al Ghazali yang mengatakan bahwa agama dan negara itu seperti saudara kandung. Ungkapan ini menunjukan bahwa agama tidak boleh lepas dari kehidupan kebangsaan. Ada bangsa atau negara tapi tidak ada agama maka bangsa dan negara itu akan runtuh. Begitu pula sebaliknya. “Keduanya, agama dan negara, tidak dapat dipisahkan,” tegas TGB—akrab Gubernur disapa saat menyampaikan kajian ba’da Isya bertajuk Peran Ulil Amri Dalam Pengembangan Dakwah Islamiyah di Surau Buya Gusrizal Bukittinggi, Sumatera Barat, Rabu (7/2).

Gubernur NTB dua periode ini mengingatkan untuk tidak termakan omongan siapapun yang mengatakan bahwa ada pertentangan antara ke-Indonesiaan dan ke-Islaman. “Seakan-akan jika orang Islam yang kuat agamanya maka bisa diragukan nasionalismenya. Itu tidak benar,” tambah Gubernur.

Buktinya, sebagaimana diceritakan pada buku-buku, bahwa pada fase-fase menuju kemerdekaan para ulama-ulama dan guru-guru pada pesantren-pesantren mengganti pelajaran kitab-kitab dengan pelajaran bela diri, bela negara dan bagaimana menyongsong kemerdekaan Negara Republik Indonesia. “Itulah bentuk perjuangan ulama-ulama kita. Oleh karena itu kita harus bangga menjadi umat Islam. Alhamdulillah,” ujarnya.

Acara ini diikuti oleh ratusan masyarakat sekitar Surau Buya Gusrizal dan anggota Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) Sumatera Barat. Turut hadir pada acara ini Walikota Bukit Tinggi, Ramlan Nurmatias, Ketua MUI Sumatera Barat Guzrizal Gazahar dan Ketua OIAA Sumatera Barat, Ust. Hidayatullah. (JER/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Mahasiswa UMM Gelar Sosialisasi Cegah Penyebaran Covid dan Berinovasi di Tengah Pandemi