Kunjungi Trans Media Gubernur TGB Paparkan Potensi NTB

oleh -7 views

JAKARTA, SR (06/02/2018)

Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi berkunjung ke kantor Media Transcorp di menara Transcorp, Jakarta, Senin (5/2). Saat itu, Gubernur NTB dua periode tersebut disambut Pimpinan Redaksi sekaligus CEO CNN Indonesia, Titin Rosmasari, dan Pimred Detikcom, Iin Yumianti. Gubernur yang lebih dikenal dengan sebutan Tuan Guru Bajang (TGB) memaparkan sejumlah potensi yang saat ini sedang dikembangkan oleh pemerintah dan masyarakat NTB.

Mengawali paparan tersebut, Gubernur TGB menyampaikan saat ini pemerintah di bawah kepemimpinannyan memiliki dua fokus program pembangunan, yaitu pertanian dan pariwisata. Di bidang pertanian, NTB menjadi salah satu daerah penyandang pangan nasional. Karena produksi padi, jagung dan rumput laut, termasuk sapi mengalami surplus. Untuk pariwisata, sesuai dengan cita-cita Presiden RI, Joko Widodo, NTB sedang membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, sebagai salah satu destinasi baru yang ditetapkan pemerintah pusat. TGB menjelaskan, kawasan tersebut akan membuka ruang ekonomi baru bagi masyarakat, termasuk dapat menyerap sekitar 50 ribu tenaga kerja dari putra daerah.

Kawasan ini juga lanjut TGB menjadi salah satu bagian yang dapat menunjang brand wisata yang dikembangkan NTB saat itu, yaitu Muslim Friendly Tourism. Sejak diluncurkan branding tersebut papar TGB, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara, terutama dari timur tengah mengalami peningkatan yang signifikan. Selain itu, segmen wisata halal tersebut menjadi pelengkap wisata konvensional yang ada. Bahkan, para pengusaha di bidang pariwisata merasa memiliki banyak keuntungan sejak brand itu dikembangkan. “Banyak yang meragukan kalau kehadiran segmen wisata halal ini akan mematikan wisata konvensional. Sekarang malah banyak yang bersyukur, karena membawa keuntungan,” jelas TGB.

Baca Juga  Garap Tiga TKP, Residivis Dibekuk

Untuk menjamin keberlanjutan pariwisata tersebut, TGB menginisiasi Program Desa Wisata atau lebih tepatnya wisata desa. Dimana, pemerintah daerah mengajak para wisatawan baik domestik maupun mancanegara untuk menikmati keindahan-keindahan alam di desa, termasuk budayanya. Begitu juga dengan, Geopark Rinjani yang saat ini sedang diusulkan untuk menjadi kawasan wisata warisan dunia atau UNESCO Global Geopark. “Ini semata mata untuk keberlanjutan pariwisata di NTB,” ungkap TGB.

Terkait dampak negatif yang timbul seiring berkembangnya pariwisata, Gubernur NTB menjelaskan nilai-nilai budaya, kearifan lokal yang tumbuh dan berkembang di masyarakat harus tetap dijunjung tinggi. Karena periwisata harus melihat dan menimbang dampak positifnya. “Kalau ada anak-muda yang terdampak oleh berkembangnya pariwisata, maka tugas kitalah untuk mengawalnya,” tegas TGB. (JER/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb