Raih Penghargaan Pasar Tertib Ukur, Sumbawa Dihadiahi 1,5 Milyar

oleh -5 views
Kadis Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Arief M.Si

SUMBAWA BESAR, SR (25/01/2018)

Prestasi nasional untuk Kabupaten Sumbawa kembali bertambah. Hal ini menyusul dua penghargaan Pasar Tertib Ukur (PTU) dari Kementerian Perdagangan RI yang penerimaannya dipusatkan di Kota Bandung, belum lama ini. Dua penghargaan itu diraih atas penilaian pusat terhadap dua pasar yaitu Pasar Brang Biji dan Pasar Labuhan Sumbawa. “Alhamdulillah dari dua penghargaan ini kita mendapat apresiasi bantuan dana sebesar 1,5 milyar rupiah,” kata Kadis Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Arief M.Si yang dikonfirmasi SAMAWAREA, Rabu (24/1).

Bantuan tersebut sambung Haji Arief—sapaan pejabat ramah ini, akan dialokasikan untuk pengadaan perlengkapan penambahan fasilitas dan peralatan UTTP (Ukur, Timbang, Takar, dan Panjang) Tera Tera Ulang. Tera-Tera Ulang itu mengukur kembali alat timbangan, meter, dan panjang apakah sesuai atau tidak. “Bayangkan hadiah ini merupakan anugerah yang menyenangkan kita untuk memenuhi perningkatan fasilitas dan sarana pasar. Tentu saja ini menguntungkan bagi para produsen maupun konsumenkarena mendapat perlakuan takaran ukuran timbangan dan panjang barang yang ditransformasikan secara benar,” ungkap Arief.

Dengan raihan penghargaan ini juga secara tidak langsung membuktikan bahwa pedagang di dua pasar tersebut jujur terutama dalam memanfaatkan peralatan UTTP. Penilaian ini bukan dari pihaknya melainkan Tim Direktorat Kemeterologian. Penilaiannya pun independen karena saat tim ini turun tanpa sepengetahuan jajarannya. Keberadaan tim itu baru diketahui ketika mereka hendak meninggalkan Sumbawa sekaligus menghadirkan jajarannya untuk disidang atau diwawancarai mengenai pasar yang menjadi obyek penilaiannya. “Alhamdulillah dua pasar yang dinilai itu meraih penghargaan,” ujarnya.

Baca Juga  Kunjungi RSUD Provinsi, Gubernur NTB Jenguk Pasien Covid

Penghargaan ini merupakan hikmah yang luar biasa. Karenanya Ia menghimbau seluruh pelaku bisnis, termasuk penjual barang yang berkaitan dengan UTTP untuk istiqomah berdagang secara benar dan jujur. “Jangan mengurangi merugikan timbangan yang merugikan konsumen. Lakukan secara jujur, ksatria dan menjadi pebisnis yang bermartabat,” cetusnya.

Mengakhiri wawancara Haji Arief menginformasikan bahwa penilaian UTTP ini dilaksanakan setiap tahun dengan pasar yang berbeda dari sebelumnya. Ia berharap pada Tahun 2018 ini Sumbawa kembali meraih penghargaan yang sama. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb